Paringin, kalselpos.com– Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Paringin bersama Balai Perlindungan Tanaman Pangan
dan Hortikultura (BPTPH) Provinsi Kalimantan Selatan melakukan penyuluhan kepada para petani porang di Desa Bebayau Kecamatan Paringin Kabupaten Balangan Selasa (19/7).
Kegiatan penyuluhan ini dalam rangka menangkal serangan penyakit layu fusarium pada tanaman porang dengan melakukan gerakan pengendalian organisme pengganggu tumbuhan (OPT) di Desa Babayau.
Penyuluh Pertanian Desa Babayau Lisa Rahmawati mengatakan, di Desa Babayau Kecamatan Paringin para petani membudidayakan tanaman porang lebih dari 15 hektare yang telah telah tersebar dibeberapa tempat.
Menurutnya Desa Babayau ini populasi tanaman porang lebih dari 15 hektare terutama dari Kelompok Tani Teratai, sehingga tidak bisa dihindari akan serangan hama dan penyakit yang menyerang tanaman ini.
Lebih lanjut Lisa menambahkan adanya keluhan dari petani porang akan serangan hama pihaknya bersama BPTPH Kalimantan Selatan melakukan penyuluhan pengendalian Pengganggu tanaman.”Hal ini sangat penting bagi petani porang bisa melakukan pencegahan dini,” tuturnya.
Sementara itu Petugas BPTPH Ahyar menjelaskan penyakit jenis layu fusarium ini mengakibatkan tanaman porang menjadi layu dan mati dan umbi yang didapat tidak normal, sehingga hal sangat merugikan produksi porang para petani.
Ahyar juga menambahkan, meskipun tanaman porang relatif tahan terhadap hama dan penyakit namun, apabila tidak dikendalikan akan mempengaruhi hasil produksi.
Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com





