“RB lantas menghampiri warga tersebut dan ada berbicara dengan nada marah kenapa ikam kada percaya kalo aku keturunan Syekh Nafis, kalo kada percaya datang ke rumah (kenapa kamu tidak percaya kalau aku keturunan Syekh Nafis, kalau tidak percaya datang ke rumah)” terangnya pada Senin (18/7) .
“Si Wali Beayun kemudian memukul warga itu namun lepas, karena warga tersebut berupaya menghindar. Ia kembali mau menyerang dan hendak menghindar lagi tetapi kaki warga itu berhasil ditangkapnya” timpalnya.
Selanjutnya MY diangkat oleh RB namun aksinya berhasil dilerai orang banyak baik warga sekitar makam dan para pejiarah.
“Dalam kejadian itu RB juga mengeluarkan kata-kata kepada MY bahwa kubunuh ikam kaina malam (kubunuh kamu nanti malam)” katanya.
Dari kejadian itu RB sekarang diamankan dan dibawa ke Polres Tabalong guna proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.
Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com





