Jika Hujan Terus Mengguyur Kalsel, Status Siaga Karhutla Bakal Dicabut

Simulasi pemadaman api di halaman kantor Setdaprov Kalsel untuk kesiapan menghadapi bencana Karhutla di Banua.(anas aliando)(kalselpos.com)

Banjarbaru, kalselpos.com – Meskipun hujan masih sering turun, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) telah menetapkan status siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) sejak 15 Juni 2022 dan berakhir pada 15 September 2022.

Penetapan status tersebut menyusul setalah tiga kabupaten kota di Kalsel terlebih dahulu menetapkan status yang sama, yaitu Tapin, Banjar dan Banjarbaru.

Bacaan Lainnya

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kalsel, Sahruddin membenarkan, hujan memang masih sering turun di Kalsel. Namun status itu ditetapkan untuk langkah antisipasi karena menurut perkiraan BMKG, puncak kemarau terjadi pada pertengahan Agustus 2022.

Ditanya apakah titik panas sudah ada terpantau di Kalsel meski hujan deras sering mengguyur? Sahruddin menyebut, ada terpantau hotspot di Kota Banjarbaru dan sekitarnya.

“Bila hujan tidak turun selama dua tiga hari, terpantau ada beberapa hotspot, namun skalanya kecil sehingga tidak menyebabkan kebakaran yang dapat menimbulkan kabut asap yang mengganggu aktivitas penerbangan,” ujarnya kepada kalselpos.com, usai kegiatan apel siaga asap akibat Karhutla yang dipimpin Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor di halaman Kantor Setdaprov Kalsel di Banjarbaru, Senin (27/6).

Sahruddin menyebut, kawasan Bandara Internasional Syamsudin Noor menjadi perhatian khusus dari bencana Karhutla. Karena itulah didirikan beberapa posko Karhutla di dekat bandara seperti di Liang Anggang dan kawasan jalan Lingkar Utara.

“Kita juga terus berkoordinasi dengan Badan Restorasi Gambut untuk melakukan pembasahan lahan di sekitar bandara,” terangnya.

Meskipun sudah menetapkan status siaga Karhutla, papar Sahruddin, status itu bakal dicabut atau dibatalkan jika hujan deras terus turun di Banua.

“Status itu bisa saja dibatalkan, kita masih terus memantau dan berkoordinasi dengan BMKG yang memprakirakan puncak kemarau di bulan Agustus, jadi kita liat saja dulu,”
tukasnya.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait