MUI Balangan Gelar Sarasehan Pembinaan Mualaf di Daerah Pedalaman

Majelis Ulama Indonesia ( MUI) Kabupaten Balangan bekerja dengan Pemerintah Kabupaten Balangan mengelar kegiatan sarasehan tentang problematika dan pembinaan mualaf.(kurnadi)(kalselpos.com)

paringin , kalselpos.com– Majelis Ulama Indonesia ( MUI) Kabupaten Balangan bekerja dengan Pemerintah Kabupaten Balangan mengelar kegiatan sarasehan tentang problematika dan pembinaan mualaf.

Kegiatan yang dilangsungkan Jumat (24/6) malam dengan mengambil tempat di Aula Benteng Tundakan Sekretariat Daerah Kabupaten Balangan ini dihadiri langsung Bupati Balangan.

Bacaan Lainnya

Dalam kegiatan ini turut berhadir Kapolres Balangan,AKBP.Zaenal Arifin , Rektor UIN Antasari Banjarmasin Prof.Dr.H.Mujibur Rahman.MA, Ketua MUI Balangan KH.Achmad Yusuf.

Para peserta dan Nara sumber Sarasehan datang dari pengurus MUI Kabupaten – Kota se Kalimantan Selatan, dewan mesjid ,NU,Muhammadiyah, FKUB dan pengurus Mualaf Kecamatan Halong dan Tebing Tinggi Kabupaten Balangan.

Sementara itu Bupati Balangan ,H.Abdul Hadi menyambut gembira digelarnya seminar tentang problematika dan stretegi pembinaan mualaf daerah pedalaman di Kalimantan Selatan.

Menurut H.Abdul Hadi, jikalau para ulama mendatangi suatu daerah tentunya kita berharap berkah .

Lebih lanjut H.Abdul Hadi menyampaikan, penduduk Kabupaten Balangan saat ini berjumlah 132 ribu orang yang 94,5 persennya beragama Islam.

Namun demikian sebagian besar lahir dari keluarga muslim dan sebagiannya mualaf terutama wilayah kaki gunung Meratus seperti di Kecamatan Halong dan Tebing Tinggi yang mayoritas etnis Dayak dengan adat istiadatnya yang cukup kental .

Pada kesempatan ini pula H.Abdul Hadi,memaparkan di Kabupaten Balangan sudah ada kampung mualaf yaitu satu kawasan khusus berisi mushola dan beberapa unit rumah yang diperuntukan bagi mualaf ,ada juga tempat singgah untuk acara pengajian untuk para mualaf dalam rangka pembinaan.

“Hal ini berkat kerjasama beberapa pihak diantara MUI dan organisasi keagamaan,Namun demikian kehadiran.kampung mualaf tidak serta Merta menjawab semua permasalahan ,” bebernya.

H.Abdul Hadi, berharap dengan digelarnya sarasehan yang dalam istilah Islam disebut dengan Bahtsu Massail Al Ummah dapat menjadi solusi, tuntunan atau fatwa dan innovasi Islam dalam hidup bermasyarakat yang lebih mudah bagi para mualaf ,khususnya yang tinggal di daerah pedalaman.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait