Ketua DPRD Provinsi Kalsel Pantau Pengerukan Sungai Alternatif

Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan DR HC H Supian HK, SH, MH ikut mencoba melakukan Pengerukan Excavator amfibi. (humpro)(kalselpos.com)

Amuntai, kalselpos.com– Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan DR HC H Supian HK, SH, MH melakukan peninjauan aktivitas Pengerukan sungai yang menghubungkan Kecamatan Danau Panggang menuju Kecamatan Paminggir.

Pengerukan Sebagai upaya membuat alur sungai lebih dalam, sehingga menjadikan akses transportasi mudah bagi masyarakat yang melintas menuju Kecamatan Paminggir, Selasa (21/6).

Bacaan Lainnya

Akses sungai tersebut merupakan jalur utama bagi masyarakat setempat di Kecamatan Paminggir guna menuju Kecamatan Danau Panggang hingga ke Kota Amuntai.

Pengerukan sungai,menggunakan mesin Excavator amfibi yang dipergunakan untuk melakukan pengerukan sambil mengapung di medan lunak seperti rawa, lahan basah, dan air dangkal, sehingga pengerjaan pengerukan dapat dilakukan secara maksimal dan dalam tempo yang relatif singkat.

Ketua DPRD Kalsel Supian HK yang meninjau pelaksanaan pengerjaan pengerukan sungai alternatif ini menyampaikan, hal tersebut merupakan permintaan dan aspirasi dari masyarakat di dua kecamatan pada khususnya,dan masyarakat pada umumnya.

Disampaikannya, sungai ini merupakan jalur pilihan utama bagi masyarakat apabila jalur utama, yang ada tidak bisa dilewati apabila tertutup oleh tanaman ilung atau enceng gondok.

“Sehingga keberadaannya dipandang sangatlah perlu bagi penunjang lalu lintas masyarakat di daerah perairan seperti di dua kecamatan ini. DPRD Provinsi Kalimantan Selatan selalu memberi perhatian khusus terhadap masalah ini, masyarakat di daerah dataran rendah dan berair ini tidak mempunyai alternatif lain selain melalui sungai untuk beraktifitas di kesehariannya,” katanya.

Supian HK mengutarakan, jikalau jalur sungai utama tertutup oleh tanaman rawa seperti enceng gondok, maka sungai tersebut tidak bisa dilewati oleh perahu dan media transportasi air lainnya yang sering dipergunakan oleh masyarakat.

Banyak desa yang aksesnya terhambat dikarenakan pertumbuhan ilung (eceng gondok) dan tanaman pakis yang tumbuh subur, menutupi sebagian besar ruas sungai di jalur utama. Padahal jalur itu merupakan satu satunya pilihan warga dalam beraktivitas , maka dari itu adanya jalur alternatif ini menjadi solusi sehingga masyarakat dapat melaksanakan aktivitasnya seperti biasa.

“Potensi perikanan dan pertanian sepanjang jalur alternatif ini sangat menjanjikan, sehingga masyarakat dapat mengolahnya hingga dapat menggantungkan hidupnya dari sektor perikanan dan pertanian. Begitupun di sektor pertanian, lahan tidur ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian warga sekitar,” ungkap Supian HK.

Senada dengan itu, Pj Sekretaris Daerah (Sekda) HSU yang turut mendampingi Zakly Aswan menyampaikan, terima kasih dan penghargaan setinggi tingginya atas perhatian yang diberikan, Ketua DPRD Kalsel merupakan salah satu tokoh, dan Putra terbaik HSU yang selalu memberikan perhatian serius bagi kesejahteraan masyarakat.

Perhatian yang diberikan Ketua DPRD Kalsel ini selaras dengan program dan visi – misi Gubernur Kalsel yang selalu ingin mensejahterakan masyarakatnya, dengan terus bergerak untuk kemajuan dan Kalsel yang unggul,” ujarnya.

Proyek pengerjaan pengerukan sungai ini merupakan wujud perhatian dari pemerintah Provinsi Kalsel dan Pemkab HSU mendukung demi terwujudnya masyarakat hulu sungai utara yang maju ,sejahtera, agamis dan produktif (MANTAP), sebagaimana harapan semua.

Seperti yang diketahui pengerukan sungai ini merupakan aspirasi dari masyarakat setempat untuk mengantisipasi banjir yang kerap terjadi pada puncak musim hujan setiap tahunnya, jalur alternatif penghubung antar desa ini menjadi prioritas, mengingat masih eratnya aktivitas warga dengan moda transportasi air itu.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait