Kemendagri Apresiasi Pelaksanaan Pilkades Serentak di HSU

Pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten HSU. (diskominfo)(kalselpos.com)

Amuntai, kalselpos.com – Direktorat Jendral Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI turut memantau pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).

Pemantauan langsung dilakukan oleh Kasubdit Fasilitasi Administrasi Pemerintahan Desa Ratna Andriani, secara virtual dengan Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah HSU Khairussalim dan jajaran Forkopimda di Mess Negara Dipa, Minggu (29/5).

Bacaan Lainnya

Kasubdit
Ratna Andriani mengatakan, di era masih dalam suasana pandemi Covid-19. Kementerian Dalam Negeri mengeluarkan beberapa regulasi yang merujuk pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2020 tentang perubahan kedua pemilihan kepala desa serentak.

“Kita juga harus mempedomani surat edaran Mendagri Nomor 141/6698/SJ tentang jumlah pemilihan di tempat pemungutan suara dan juga adanya jadwal kedatangan pemilih di tempat pemungutan suara. Regulasi ini diterbitkan agar Pilkades serentak terlaksana dengan aman dan bebas Covid-19,” ucap Ratna.

Dikatakannya, dari hasil pantauan secara virtual, pelaksanaan Pilkades di HSU berjalan dengan baik dan sesuai dengan protokol kesehatan.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas upaya-upaya yang telah dilakukan, baik itu persiapan maupun pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Hulu Sungai Utara,” tuturnya.

Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Khairussalim mengatakan, pelaksanaan Pilkades serentak di HSU tahun 2022 ini, diikuti sebanyak 42 desa terdiri dari 10 kecamata..

“Dasar hukum pelaksanaan Pilkades serentak ini tertuang dalam dalam Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2017 tentang pemerintahan desa. Kemudian Peraturan Bupati Nomor 9 Tahun 2021 tentang pemilihan kepala desa,” jelasnya.

Sementara itu Plt Kepala Dinas Kesehatan, Yandi Friyadi menyebut, saat ini di Kabupaten HSU berada di PPKM level 2, dimana vaksinasi dosis pertama sudah mencapai 98 persen, dosis kedua diatas 79 persen dan untuk Booster masih 3 persen.

“Pasien yang terkonfirmasi di HSU saat ini terhitung 0 pasien, jadi sudah 3 bulan ini statusnya tidak ada terkonfirmasi,” tandansya.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait