Roby sampaikan Progres Tanah Kambatanglima

- (ISTIMEWA) Pertemuan bersama dengan tim kajian di Banjarbaru.Fauji(kalselpos.com)

KOTABARU, kalselpos.com – Anggota DPRD Kotabaru Rabbiansyah yang juga sebagai ketua tim panitia percepatan Daerah Otonomi Baru (DOB) Tanah Kambatanglima, menyampaikan progres dari hasil kajian yang daerah tersebut, pada Minggu (22/5/22) kemarin.

Ia yang akrab disapa Roby melaksanakan pertemuan bersama di cafe Podang Banjarbaru bersama dengan tim pusat studi kebijakan publik Universitas Lambung Mangkurat (ULM) yang langsung dipimpin oleh Dr Taufik Arbain selaku ketua tim peneliti.

Bacaan Lainnya

“Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang dilakukan pada 17 Maret 2022 kemarin terkait akan dimulainya kajian pemekaran DOB Tanah Kambatanglima,” tuturnya.

Dikatakannya lebih jauh oleh Roby, setelah 2 bulan tim peneliti melaporkan perkembangan dari kajiannya, berkas yang diterima memuat berbagai aspek yakni, aspek akademis, yuridis, sosiologis, politik, ekonomi, serta ada pula data-data yang tertuang dalam PP 78 tahun 2007 mulai dari faktor kemampian ekonomi, potensi daerah, sosial budaya, sosial politik, kependudukan, luas daerah, pertahanan dan keamanan, kemampuan keuangan, tingkat kesejahteraan masyarakat serta rentang kendali penyelenggaraan pemerintah daerah.

“Intinya dalam berkas yang kami terima di tahap awal ini sudah tergambarkan bagaimana peneliti menganalisa potensi wilayah DOB Tanah Kambatanglima. Menganalisa kemungkinan pemekaran Kabupatebn Kotabaru, menganalisa kelayakan pemekaran serta mengarah kepada indentifikasi atau gambaran persepsi publik terhadap pembentukan DOB Tanah Kambatanglima,” tambahnya kemudian.

Memang, sambungnya, masih banyak data dukung yang dibutuhkan dan disampaikan ketua tim peneliti untuk dilengkapi dan disempurnakan. Mengingat, data-data tersebut nantinya akan menunjukkn bobot setiap faktor dan indikator dalam perannya masing-masing sehingga tim kajian harus turun dan tinjau lapangan.

“Tahapan yang disepakati dalma pertemuan ini adalah, pada tanggal 25-28 Mei 2022 kita akan jadwalkan rapat zoom bersama tim percepatan pemekaran, Korcam dan Kordes serta tokoh-tokoh untuk mendengarkan penjelasan lebih jauh terkait berkas kajian pemekaran tersebut,” jelasnya.

Kemudian, pada tanggal 5-6 Juni 2022 akan dilaksanakan pertemuan akbar bersama tokoh dan tim percepatan pemekaran serta korcam dan kordes yang kemungkinan agendanya di tanggal 6 Juni akan dipusatkan acaranya di Goa Lowo.

“Sambil menunggu rapat kecil dari tim inti sebelum ditetapkan tempat dan jamnya. Mudah-mudahan pertemuannya nanti akan berjalan lancar dan sesuai harapan bersama,” tandasnya.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait