Petani Handil Berunai Baru Minta Solusi untuk Atas Hama Tungro

Serangan hama tungro dan ulat yang mana mengakibatkan tanaman padi mereka mengalami kerusakan. (ibrahim)(kalselpos.com)

Marabahan,kalselpos.com-Kelompok tani mufakat di Desa Berunai Baru Kecamatan Anjir pasar, Kabupaten Batola, perlukan solusi atas serangan hama tungro dan ulat yang mana mengakibatkan tanaman padi mereka mengalami kerusakan.

Dari luasan lahan pertanian kurang lebih 350 hektare ada terdapat 90 % tanaman padi terserang hama tungro dan ulat, dengan kondisi tanaman saat ini mengalami rusak parah dan rusak sedang.

Bacaan Lainnya

Akibat serangan hama penyakit tersebut mengakibatkan tanaman padi pertumbuhannya kerdil tidak seperti biasanya ,tidak hanya itu daun tanaman padi sebagian besar berwarna kuning dan mengering, serta parahnya lagi akibat serangan hama tungro dan ulat mengakibatkan tanaman padi sebagian mati.

Pengendalian hama dengan penyemprotan sudah dilakukan, pembimbingan pada petani untuk membudidayakan padi secara sehat sudah dilakukan pada petani,ungkapnya Kepala Dinas PTPH Kabupaten Murniati.

“Jika tanaman sudah terdampak parah tanaman padi tersebut harus dicabut dan diganti dengan tanaman baru, jika tidak maka untuk tanaman tahun depannya akan terserang kembali”,jelasnya.

Dan jika petani mau mengganti dengan tanaman padi jenis unggul, pihaknya akan membantu benih dan pupuk walau tidak maksimal.

Ketua kelompok tani mufakat Desa Berunai Baru, Aspihan mengatakan dari tanaman padi luasan 350 hektare ada terdapat 90 % terserang hama tungro dan ulat, yang mengakibatkan kerusakan parah dan rusak sedang pada tanaman padi.

Sementara itu adanya tawaran untuk mengganti tanaman padi lokal dengan unggul, hal tersebut bukanlah solusi dan masih belum waktunya untuk bercocok tanam padi unggul,jelasnya.

“Kami berharap adanya solusi bisa menyelamatkan padi lokal yang terserang hama, setidaknya bisa berhasil 50 % agar bisa mengembalikan modal,” pungkasnya.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait