Kandangan, kalselpos.com– Menjadi santri tidak cukup hanya baik, bisa mondok, mengaji, sholat, pintar dalam ilmu agama, tapi harus berguna dan bermanfaat bagi kehidupan masyarakat.

FOTO BERSAMA- Para santri Ponpes Dalpa Kandangan poto bersama dengan masyarakat.(ist/Zaini)(kalselpos.com)
Untuk itu, tujuh santri Ponpes Dalam Pagar Kandangan, yang tergabung dalam Ashab Iskan Safari Ramadhan di daerah pegunungan, di Mesjid Nurul Ihsan Desa Lokbahan Kecamatan Padang Batung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) melaksanakan safari ramadhan.
Santri-santri yang melaksanakan Safari Ramadhan tersebut, yakni Muhammad Zaini, Muhammad Ihsani, Muhammad Afifuddin, Muhammad Taufik Hidayat, Riduan, Syahri dan Muhammad Zaini.
Dalam Safari Ramadhan tersebut, para santri-santri tersebut, menjadi penceramah, guru mengaji dan imam salat di langgar, musholla dan masjid yang berada di wilayah pengunungan.
Santri Ponpes Dalpa Kandangan, Muhammad Zaini Duta, Sabtu (23/4), mengatakan Safari Ramadhan digelar selama tiga hari dari saat memasuki liburan Ponpes pada bulan Ramadhan.
Menurutnya, kegiatan Safari Ramadhan yang dilakukan di antaranya, menjadi imam salat fardhu lima waktu, imam sholat tarawih, ceramah agama, kerja bakti membersihkan mesjid.
Selain itu, berbagi ilmu yang didapat saat belajar di pondok kepada masyarakat, yakni praktek seputar ilmu fiqih, baca tulis Al quran, publik speaking, pembacaan maulid, zikir, tahlil, pembacaan riwayat-riwayat orang saleh dan doa-doa.
“Safari Ramadhan sebagai latihan da’wah bagi kami, dalam mengimplementasikan ilmu agama kepada masyarakat, sekaligus untuk menjalin silaturahmi,” ujarnya.
Ia mengatakan, melalui kegiatan para santri yang turun langsung ke masyarakat, diharap dapat memotivasi anak-anak mau menuntut ilmu di Pondok Pesantren, sehingga semakin banyak lagi generasi Ponpes di HSS.
Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com





