H. Basuni: Dinsos memiliki tugas penanganan pada situasional

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tanbu, H. Basuni saat berada di ruang kerjanya.(Foto: Istimewa)Kristiawan(kalselpos.com)

Batulicin, kalselpos.com – Dinas Sosial (Dinsos) memiliki tugas yang lebih spesifik dari pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lainnya, terutama penanganan pada tugas situasional.

“Tugas situasional itu bergantung terhadap permasalahan sosial masyarakat, khususnya di kawasan Bumi Bersujud,” kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), H. Basuni, Senin (28/3/22) di Batulicin.

Bacaan Lainnya

Sebagai misal, terangnya, penyelesaian kasus sosial maupun kondisional di tataran masyarakat. Tentunya hal itu menjadi garapan utama untuk dituntaskan segera oleh Dinsos.

“Seperti yang kami tangani baru-baru ini, termasuk dalam Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Sedikitnya ada 26 item permasalahan, termasuk terkait urusan adopsi anak,” terangnya.

Diantaranya, seperti masalah lansia terlantar dengan dua status yaitu orang lanjut usia (lansia) dengan latar belakang kasus sengaja ditelantarkan (tidak diterima dengan baik oleh keluarganya) dan yang terlantar (tidak memiliki sanak keluarga yang mengurus).

“Kami baru mengantarkan, seorang warga ke Panti Jompo di Kabupaten Banjar. Jika melihat kondisinya, ia mengalami sakit stroke dan tidak bisa beraktivitas normal. Sehingga, melalui binaan Dinsos Tanbu, ia sempat dibawa ke Rumah Singgah selama 2 bulan untuk mendapatkan perawatan, sempat juga dibawa ke Rumah Susun selama 1 tahun,” ungkapnya.

Sementara, masyarakat lansia dengan status terlantar lainnya juga ada, namun masih diurus untuk diantar lagi ke Panti Jompo di Kabupaten Banjar, yaitu salah satu lansia warga Kota Pagatan dan lansia di Kecamatan Satui, namun masih menunggu proses perlengkapan administrasi.

Berbicara soal data, Basuni menyampaikan, terdapat kasus tindak pidana kekerasan terhadap anak berjumalah 5 orang, yaitu yang tinggal di Kecamatan Batulicin berjumlah 1 anak, Kecamatan Simpang Empat berjumlah 3 anak, Kecamatan Karang Bintang berjumlah 1 anak, mereka dalam bimbingan pihak Dinsos Tanbu.

Selama 2 bulan Dinsos menangani 7 Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang kemudian dibawa untuk mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum. Hal tersebut juga bersinergi dari Dinas Kesehatan Tanbu dan pihak Rumah Sakit tujuan.

Sedangkan, jumlah orang terlantar ada 6 orang, yaitu warga Desa Bersujud, Kecamatan Karang Bintang, Kecamatan Simpang Empat, Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur, Kabupaten Gunung Mas Provinsi Kalimantan Tengah, Kecamatan Gemolong Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah.

“Dari berbagai rangkuman tugas dalam satu pekan ini akan kami urus secepatnya,” jelasnya.

Kemudian nanti akan ada kegiatan pada Bulan Juni, yaitu kegiatan Bakti Sosial Program Keluarga Harapan (Baksos SDM PKH) se-Kalimantan Selatan.

“Untuk rencana kegiatan, lokasinya akan dilaksanakan di Pantai Angsana, dan kebetulan Kabupaten Tanbu berkesempatan menjadi tuan rumah pada kegiatan itu,” tutupnya.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait