Kandangan, kalselpos.com – Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS) Achmad Fikry sampaikan keberhasilan pelaksanaan pembangunan pada tahun 2021 kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) HSS, dalam rapat paripurna penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) tahun 2021, Rabu (23/3).
Dikatakan bupati, pencapaian keberhasilan pembangunan tahun 2021 dapat digambarkan melalui Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten HSS sebesar 69,21, mengalami pertumbuhan sebesar 0,52 persen menurut BPS tahun 2020 sebesar 68,85.
Angka Harapan Hidup (AHH) sebesar 66,12 mengalami dari sebesar 65,97, dan angka rata-rata lama sekolah tahun 2021 sebesar 7,76 mengalami peningkatan dari tahun 2020 sebesar 7,75.
Sementara Angka Ketimpangan Pendapatan (Gini Ratio) tahun 2020 sebesar 0,30 dan pada tahun 2021 terealisasi sebesar
0,28. “Selama tahun 2021 terjadi penurunan Gini Ratio dengan presentase 8,33 persen,” ujar Bupati Fikry.
Dikatakan bupati, dalam pemberdayaan kelompok usaha dan ekonomi kreatif pencapaiannya, yakni perkembangan investasi Kabupaten HSS tahun 2021
meningkat sebesar 10,61 persen dari tahun 2020.
Selain itu, ketersediaan pangan Kabupaten HSU tahun 2021
mencapai 141.692 ton untuk memenuhi kebutuhan pangan sebanyak 23.474 jiwa dengan presentase ketersediaan pangan sebesar 603,61 persen, dan presentase bantuan kebutuhan dasar untuk penyandang disabilitas
terlantar, anak terlantar dan lanjut usia terlantar mencapai 100 persen.
Di bidang pariwisata, kata bupati, kontribusi terhadap PAD Kabupaten HSS sebesar 1,01 mengalami peningkatan dibandingkan pada
tahun 2020 sebesar 0,14, dan presentase perkembangan kelompok usaha mikro Kabupaten HSS sebesar 19,96% dengan rincian kelompok usaha mikro
berjumlah 551 yang berkembang menjadi Wirausaha Mandiri berjumlah 441.
Sementara perwujudan peningkatan kesejahteraan masyarakat, tingkat pengangguran terbuka pada tahun 2021 sebesar 2,44 mengalami penurunan sebesar 8,93 persen dari sebesar 2,24.
“Dan angka kemiskinan tahun 2020 sebesar 5,17 persen pada tahun 2021 terealisasi sebesar 4,84 persen. Jadi selama tahun 2021 terjadi penurunan jumlah penduduk miskin dengan persentase 6,38 persen,” ujarnya.
Penghargaan yang diraih dalam pembangunan tahun 2021 diantaranya, kata bupati, telah diraih penghargaan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia PPN/Bappenas untuk Pembangunan Daerah (PPD), penghargaan Kementerian Dalam Negeri untuk 10 besar kabupaten
terinovatif di Indonesia pada innovative government award (IGA).
Selain itu, penghargaan Kementerian Pertanian Republik Indonesia sebagai Kabupaten terbaik kategori penetapan lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B) dengan Dana APBN 2021, penghargaan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI untuk kabupaten layak lanak peringkat madya.
Selanjutnya, penghargaan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan
Reformasi Birokrasi Republik Indonesia untuk role model pelayanan publik dengan kategori sangat baik tahun 2021, dan penghargaan Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia untuk Pemerintah Kabupaten yang berpartisipasi aktif dalam melaksanakan pembinaan program kampung iklim (Proklim).
“Terakhir penghargaan Gubernur Kalsel dengan kategori sangat baik
dalam upaya pencegahan perkawinan anak di Provinsi Kalsel,” ujarnya.
Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com





