Sekolah Lapang Hasilkan Padi 7,2 Ton Perhektare

Panen Padi Perdana Hasil Sekolah Lapang.(dillah)(kalselpos.com)

Rantau, kalselpos.com – Kelompok Tani Sumber Harapan Desa Bungur Baru melakukan panen perdana padi hasil dari sekolah lapang dan menghasilakn 7.2 ton padi per hektare hasil ubinan. Senin (21/3) kemarin. Bertempat persawahan Desa Bungur Baru Kecamatan Bungur.

Panen perdana di lakukan secara bersama oleh Kepala Bidang Penyuluh Dinas TPH Prov Kalsel, Dinas Pertanian Tapin, Penyuluh Kec Bungur dan Petani Kelompok Sumber Harapan Desa Bungur Baru.

Bacaan Lainnya

Sekolah lapangan komoditi padi ini dilakukan secara serentak di Kalsel dan Kabupaten Tapin Penyuluh menempatkan lahan Kelompok Tapin Sumber Harapan Desa Bungur Baru.

Kepala Bidang Penyuluh Dinas TPH Prov Kalsel Kusmariyono mengatakan, panen padi perdana ini adalah rankaian dari hasil sekolah lapang dilaksanakan Kelompok Tani Sumber Harapan Desa Bungur Baru.“Jadi hasil sekolah lapang ini dapat dilihat secara langsung hasil tanaman padinya dilapangan, “ ungkap Kusmariyono.

Dari panen perdana kemudian dilakukan ubinan hasilnya mampu menghasilkan sebanyak 7,2 ton per hektare kalau dikeringkan menjadi 9,2 ton perhektare.

Dikatakannya bahwa sekolah lapanga ini adalah petani langsung belajar dilapangan dan praktik tidak dalam teori di dalam ruangan, mereka para petani dilapangan secara langsung belajar dalam budidadaya tanaman padi.

“Mereka para petani langsung mengamati tanamam padi, mulai dari bagaiamana cara mengolah tanah, menanam, memupuk, mengamati hama penyakit dan mengatasinya sampai panen, “ ujarnya.

Selanjutnya juga dalam sekolah lapang dikenalkan tegnologi baru dalam penggunaan bibit benih padi yang cocok di lahannya. Disini dikenalkan 4 macam bibit benih padi yaitu Infari 42, Infari 43, Infari 32 dan Nutri Zinc.

“Petani kita persilahkan memilih bibit yang cucuk untuk dikembangkan di lahan persawahannya, “ katanya.

Sementara Ketua Kelompok Tani Sumber Harapan Desa Bungur Baru Nafiah menambahkan, mengikuti sekolah lapangan budidaya padi tentunya sangat bagus sekali karena padi yang di tanam menghasilkan. “Terbukti panen perdana padi jenis infari 42 dari hasil ubinan setelah di panen mampu menghasilkan 7.2 ton per hektar padi kalau di keringkan untuk digiling menjadi 9.2 ton perhektar, “tambahnya.

Sementara luasnya yang dipanen hari ini seluas 1 hektar adapun keseluruhan di Desa Bungur Baru yang mengikuti sekolah lapang ini seluas 75 hektare dan di tanam jenis padi baik itu infari 42, Infari 43, Infari 32 dan Nutri Zinc.

Sementara untuk kendala petani hanya Ada hama tikus dan di serang burung di saat padi sudah mulai berbuah, sedmentara untuk wereng dapat dikendalikan.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait