Diceritakannya, adapun data yang didapat berupa informasi pribadi, kartu kredit, foto KTP, foto Passport dan lainnya.
RNS sendiri menyadari bahwa apa yang dilakukannya salah, namun ia termotivasi untuk memperbaiki kehidupannya melalui pekerjaan ini.
“Saya (anak) Broken Home. Jadi ingin bisa membiayai kuliah sendiri lalu jual alat itu,” ungkapnya.
Selain itu, curhatnya bahwa selama ini ia kesulitan mencari pekerjaan yang bisa menampung bakatnya.
“Awalnya dulu kenapa terjun ke dunia ginian ya karena ga ada kerjaan, ga ada yang menampung bakat saya,” katanya.
Diterangkannya, selain pandai dibidang IT, ia juga menyukai Photografi. Sehingga photografi menjadi aktivitas lainnya selain menjual alat peretasan.
“Setelah ini saya ingin lanjutin kuliah, menekuni komputer tapi dalam hal kebaikan, dan ini buat pembelajaran saya,” tuntasnya.
Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com





