Puluhan Warga Pulau Alalak dan Pulau Sewangi diduga keracunan usai santap makanan Hajatan

Puluhan warga dilarikan ke RSUD Ansari Saleh lantaran diduga keracunan usai santap makanan Hajatan. Jaelani Hasan(kalselpos.com)

BANJARMASIN, kalselpos.com – warga pulau Alalak dan Pulau Sewangi, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, mengalami keracunan massal, Sabtu (26/2/2022) malam.

Keracunan massal tersebut, diduga terjadi setelah warga mengikuti dan makan di acara Maulid, sekaligus Haulan yang diselenggarakan oleh salah seorang warga pulau Alalak, RT10, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala.

Bacaan Lainnya

Acara tersebut sejatinya digelar sehabis shalat Zuhur pada Sabtu (27/2/2022), sekitar pukul 13.00 Wita, namun keracunan massal ini baru terasa usai sore dan selepas shalat Maghrib.

Salah satu korban yang keracunan, Asnawi (38) mengatakan, kalau kedua anaknya juga ikut keracunan.

“Anak saya dari menjelang malam tadi sudah muntah-muntah sama pusing. Karena tidak tenang hati saya, oleh sebab itu langsung saya bawa ke RS, baru ada kurang muntahnya,” tambahnya.

Selain itu juga, Ia juga mengungkapkan, kalau yang keracunan tidak hanya kedua anaknya saja, tetapi banyak warga yang lainnya yang mengalami hal serupa.

Hal itu terlihat mobil ambulance dan mobil relawan emergency silih berganti datang mengantar korban yang keracunan pada Sabtu malam.

“Yang paling banyak itu anak-anak, kalau untuk anak-anaknya saja 50 orang pasti lebih, belum lagi yang orang dewasanya, ratusan orang pasti itu yang keracunan,” ungkap Asnawi.

“Karenakan itu acaranya lumayan besar, acara maulid sekaligus acara haul, jadi banyak warga yang hadir ke acara tersebut, baik dari pulau Alalak maupun pulau Sewangi,” lanjutnya.

Dalam acara tersebut, ada beberapa makanan yang disediakan, seperti nasi sop, soto, gado-gado dan lain-lainnya lagi.

Dari beberapa makanan tersebut, kata Asnawi, dirinya menduga kalau kedua anaknya keracunan setelah makan soto.

“Kalau yang lain saya tidak tahu juga, karena kedua anak saya cuma makan soto. Selain itu juga, kata anak saya, dia tidak ada makan kue atau makanan yang lainnya,” tutur Asnawi.

Dari informasi yabg berhasil dihimpun, hingga berita ini ditulis sudah lebih dari 25 orang yang dirawat di RS Ansari Saleh. sementara untuk RS Islam Banjarmasin juga terdapat puluhan pasien keracunan, namun unyuk data pasti orang yang keracunan masih dalam tahap penyelidikan.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait