Tanggul jebol, sebabkan Petani tambak dengan Perkebunan Sawit berpolemik

[]Ahim DIPERTEMUKAN. - Perwakilan petani tambak dan pihak perkebunan perusahaan sawit PT ASIH, saat dipertemukan pihak mediator, Kapolsek Tabunganen, Ipda Syahminan, Rabu (9/2/22) siang.(kalselpos.com)

Marabahan, kalselpos.com -Polemik antara petani tambak ikan dengan perusahaan perkebunan sawit PT ASIH, terjadi di wilayah Kecamatan Tabunganen, Kabupaten Batola, mengakibatkan petani tambak ikan mengalami kerugian selama 6 bulan tidak bisa panen.

Adanya polemik antara petani tambak dengan perusahaan perkebunan PT ASIH, tepatnya terjadi di wilayah Desa Tanggul Rejo dan Desa Kuala Lupak, Kecamatan Tabunganen, mengakibatkan ratusan petani tambak ikan mengalami kerugian.

Bacaan Lainnya

Adapun yang menyebabkan kerugian petani tambak ikan, yakni jebolnya tanggul pembatas antara air laut dengan air sungai, yang mana diduga akibat adanya aktivitas perkebunan sawit PT ASIH.

Untuk mengantisifasi adanya terjadi bentrok antaranya petani tambak dengan pihak perkebunan sawit, pihak Forkopimcam Tabungen melakukan mediasi dengan semua pihak terkait, yakni pihak petani tambak, pihak perusahaan perkebunan sawit PT ASIH, Dinas Perikanan dan Dinas Perkebunan Kabupaten Batola, bertempat di Kantor Desa Tanggul Rejo , Rabu (9/2/22) siang.

Petani tambak H Ajan Ariyanto mengatakan, petani tambak ada terdapat tujuh kelompok tani tambak yang terdampak jebolnya tanggul pembatas air laut dengan air sungai.

Dalam satu kelompok ada terdapat 15 sampai 25 orang, dan masih banyak lagi yang tidak masuk kelompok sekitar kurang lebih 200 orang petani tambak, jelasnya.

“Penyebab kerusakan tanggul pembatas itu diperkirakan adanya abrasi atau air dari lahan sawit yang berlebihan, akibatnya petani tidak bisa melaksanakan penen udang dan bandeng di tambak ” katanya.

Sementara itu, mediator yang tak lain adalah Kapolsek Tabunganen, Ipda Syahminan, mengungkapkan, berdasarkan hasil keputusan musyawarah antara pihak perwakilan petani tambak dan pihak perkebunan perusahaan sawit PT ASIH, disepati akan memperbaiki tanggul yang jebol dalam jangka waktu 20 hari ke depan.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait