KOTABARU, kalselpos.com – Sekretaris Daerah Kotabaru Drs H Said Akhmad Assegaf MM menghadiri syukuran Milad ke-21 tahun Sanggar Seni Pusaka Saijaan yang dilangsungkan di Taman Wisata Siring Laut, Jumat (4/2/2022) malam.

Tampak terlihat hadir Pembina Sanggar Seni Pusaka Saijaan Hj Fatma Idiana Sayed Jafar, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Dewan Kesenian Kotabaru, para seniman dan warga masyakat yang menyaksikan pergelaran ini.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah H Said Akhmad menyampaikan, seni budaya menduduki poin penting dan mendasar dalam pembangunan dan kemajuan daerah karena disamping sebagai pembangun karakter untuk terus mendidik dan pengajarkan tentang kearifan-kearifan lokal juga sebagai identitas yang menjadi penarik bagi wisatawan dalam dan luar negeri untuk berkunjung ke daerah.
“Untuk mewujudkan itu semua tentunya harus dibarengi dengan membangun dan melestarikan seni budaya dengan memberi ruang yang lebih,” ujar Sekda H Said Akhmad.
Lebih luas dijelaskannya pula bahwa, keberadaan Sanggar Seni Pusaka Saijaan tentunya sebagai wadah tempat berkumpulnya sekelompok orang-orang seni yang memiliki peran yang sangat strategis dalam menjaga keaslian seni budaya yang ada di Kabupaten Kotabaru serta dapat mempromosikan baik ke daerah-daerah lain bahkan ke tingkat Internasional.
“Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah setempat mengucapkan Selamat Ulang Tahun ke-21 kepada Sanggar Seni Pusaka Saijaan yang sudah begitu eksis dan sangat berkontribusi terhadap pelestarian kesenian melalui setiap pentasan seni yang ada,” ungkapnya.
“Kendati demikian kita semua patut mengapresiasi keberadaannya karena dengan adanya sanggar seni ini anak-anak muda dan para pelaku seni dapat menyalurkan bakat dan kegiatan secara positif dalam pelestarian kesenian daerah yang ada serta dan dapat mengharumkan nama Kotabaru yang mana selaras dengan tema yakni “Bahimat Malastariakan Kasanian Daerah Gasan Pangharum Bumi Saijaan,” tambahnya.
“Dihari ulang tahunya ke-21 ini diharapkan Sanggar Seni Pusaka Saijaan akan bisa lebih berkontribusi dalam melahirkan seniman-seniman muda yang berbakat yang akan menjadi generasi penerus dalam menjaga dan melestarikan kesenian daerah agar tidak hilang ditelan zaman. Generasi muda yang memiliki talenta seni dan kebudayaan yang selalu siap tampil mengharumkan nama Kabupaten Kotabaru diberbagi event baik itu ditingkat daerah, nasional bahkan internadional,” terangnya pula.
Sanggar Seni Pusaka Saijaan hendaknya dapat menjadi motivator dalam membangkitkan potensi seni dan budaya daerah karena seperti yang diketahui bersama Kotabaru memiliki banyak penggiat seni dan kesenian khas daerah yang dapat mengangkat budaya lokal kepermukaan agar nantinya bisa berkembang dan dikenal luas.
Pemerintah Kotabaru sangat berterima kasih kepada pemerhati seni dan budaya serta penggiatnya termasuk Sanggar Seni Pusaka Saijaan yang telah berperan untuk menjaga dan melestarikan budaya dan seni yang tentu semuanya ini sebagai modal pengembangan dan pembangunan daerah.
Semoga pergelaran yang dilaksanakan dalam rangka HUT ke-21Sanggar Seni Pusaka Saijaan ini dapat menjadi salah satu upaya pelestarian, pengembangan dan promosi seni budaya yang ada di Kalimantan Selatan khususnya di Kotabaru sehingga dapat semakin mengenalkan kesenian khas daerah kepada masyarakat untuk dapat menghibur melalui seni serta ini juga salah satu pengembang sektor pariwisata karena Kotabaru terbagi dari berberapa etnis budaya.
“Mari bersama-sama kita dorong generasi muda dan masyarakat untuk lebih mencintai serta melestarikan, mengembangkan dan memanfaatkan budaya yang ada,” tutupnya diakhir sambutan.
Senada dengan itu Pembina Sanggar Seni Pusaka Saijaan Kotabaru Hj Fatma Idiana Sayed Jafar juga mengatakan, ucapan terima kasih kepada sanggar seni yang telah menyelenggarakan acara syukuran dan pagelaran dalam menyambut Milad Sanggar Seni Pusaka Saijaan yang ke-21 dan juga semua pihak khususnya S2PSKB yang telah turut berpartisipasi dalam mensukseskan acara ini.
“Kita patut mengapresiasi karena dengan adanya sanggar seni ini anak-anak muda dan pelaku seni dapat menyalurkan bakat dan berkegiatan dengan positif melaui seni serta menjadi media bagi generasi muda untuk mengetahui dan mendalami seni budaya yang kita miliki,” ucap Fatma dengan bangga.
Oleh sebab itu, kegiatan ini dapat dijadikan sebagai langkah awal kepedulian terhadap pengembangan potensi dan pelestarian seni budaya karena dengan adanya modernisasi dikhatirkan akan mengikis kultur budaya leluhur yang ada selama ini.
“Saya meminta agar para pelaku seni dapat taktif melestarikan dan mengembangkannya karena ini sebagai warisan budaya kita serta kedepan agar Sanggar Seni Pusaka Saijaan bisa lebih banyak lagi melahirkan seniman-seniman muda yang akan mampu membawa dan mengharumkan nama baik Kabupaten Kotabaru di tingkat nasional,” jelasnya pula.
Dengan Milad ini diharapkan akan membuka dan memupuk kecintaan masyarakat pada seni sebab seni itu sejatinya berangkat dari dalam hati yang disertai dengan rasa cinta akan kebenaran dan bisa dirasakan serta dinikmati oleh semua masyarakat.
“Mari kita bersama-sama mendoakan agar Sanggar Seni Pusaka Saijaan ini akan semakin sukses, jaya serta dapat melestarikan budaya kita Kalimantan Selatan,” tandasnya.
Penulis : Muliana
Editor: Aspihan Zain





