LAPAN bantah fenomena Aphelion membuat Bumi sangat dingin

Ilustrasi - Fenomena Aphelion.(ist/net)(kalselpos.com)

kalselpos.com – Beredar melalui WhatsApp bahwa fenomena Aphelion yang akan terjadi mulai besok pukul 05.27 akan berlangsung sampai bulan Agustus.

Disebutkan fenomena itu akan berdampak pada cuaca bumi jadi sangat dingin karena letak bumi akan sangat jauh dari Matahari.

Bacaan Lainnya

Kemudian mengakibatkan kita mengalami meriang, flu, batuk, sesak nafas dan lain-lain. Benarkah demikian?

Dikutip dari berbagai sumber Peneliti Pusat Riset Antariksa Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Andi Pangeran dengan tegas membantah kalau fenomena Aphelion bisa membuat Bumi sangat dingin.

Diolah dari keterangan resmi LAPAN, Senin (24/1/2022), Andi menjelaskan bahwa fenomena Aphelion adalah kondisi di mana Bumi punya jarak paling jauh dari Matahari.

“Bumi mencapai jarak terjauhnya dari Matahari pada 4 Juli 2022 dengan jarak 152.098.455 Km. Sejak 1800, terjadinya fenomena Aphelion dalam 200 tahun terakhir selalu berlangsung pada Juli,” kata Andi.

Dia menegaskan, Aphelion tidak berdampak pada kenaikan maupun penurunan suhu di permukaan Bumi. Namun, faktor klimatologis atau iklim yang turur berperan besar dalam perubahaan suhu.

“Intensitas Matahari bervariasi, anatar 1.321,5 W/m2 saat Aphelion atau kurang lebih 3,4% dari rata-ratanya (1.366 W/m2),” paparnya.

Sehingga, sambung Andi, suhu efektif di permukaan Bumi cuma bakal bervariasi kurang lebih 2,4 derajar Celsius dari rata-ratanya (15 derajat Celcius).

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait