Area Lomba Perahu Ces Dikeluhkan Sebagian Peserta

Salah satu peserta lomba Perahu Ces yang menabrak batang .(ist)muliadi(kalselpos.com)

Marabahan, kalselpos.com – Salah satu tim peserta lomba Perahu Ces di Kabupaten Barito Kuala (Batola) yang digelar pada Sabtu (29/1/2022) hingga Minggu (30/1/2022) yang merupakan rangkaian Hari Jadi Kabupaten Batola ke 62 di Siring Sungai Ulek Marabahan mengeluhkan area laga tersebut sangat membahayakan bagi peserta.

Selain tantangan gelombang akibat putaran arus, juga banyak sampah batangan kayu yang berserakan, eceng gondok dan lainnya.

Bacaan Lainnya

Hal demikian diungkapkan Junaidi selaku koordinator tim peserta lomba Perahu Ces wilayah Kecamatan Alalak, Batola, Senin (31/1/2022).

“Kami mengharapkan kepada panitia, khususnya kepada Bupati Hj Noormiliyani, untuk kedepannya area lomba Perahu Ces itu dilaksanakan di area lain, jangan sampai terulang lagi pelaksanaanya di Sungai Ulek Marabahan,” ungkap Junaidi kepada kalselpos.com.

Oleh sebab itu timnya memutuskan mengundurkan diri, sebab sangat membahayakan bagi keselamatan jiwanya.

“Inisiatif kami untuk mengundurkan diri bukan provokasi pihak lain,” bebernya.

Junaidi juga sangat menyesalkan, tentang panitia yang di perdelapan final menggeser finish yang dulunya panitia bersikeras tidak merubah alur dan menggesernya

Terpisah, salah satu peserta daerah Kabupaten Tapin, Abah Azril atau Arianto mengungkapkan, bahwa di race kedua di 32 besar dari 128 peserta memutuskan mengundurkan diri pada lomba tersebut, karena putaran arus yang mengakibatkan adanya gelombang setinggi kurang lebih satu setengah meter.

Selain itu, saat mau finish roda khas mengalami bengkok dan roda juga mengalami yang sama akibat tertabrak batang kayu

“Jadi kami terpaksa mengundurkan diri, karena takutnya perahu kami pecah yang berakibat mengalami kerugian sekitar Rp 20 juta, dan keselamatan jiwa kami,” ungkapnya.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait