Cegah penyebaran Omicron Kodim 1004/Ktb laksanakan Vaksinasi Booster

(1) Antusias masyarakat TNI/Polri dan ASN mengikuti vaksinasi ke tiga di Makodim 1004/Kotabaru.Muliana (kalselpos.com)

Kotabaru,kalselpos.com – Pemerintah tentunya sudah mewanti-wanti tahun 2022 ini akan timbul virus Covid-19 varian baru dinamakan Omicron yang diperkirakan terjadi pertengahan Februari bulan depan nanti.

Maka dari itu untuk mencegah penyebaran virus ini di wilayah Kotabaru Kodim 1004/Ktb kembali melaksanakan vaksinasi diperuntukan bagi TNI/Polri, ASN dan masyarakat umum yang dilaksanakan di Aula Outdoor Makodim 1004/Ktb, Senin (24/1/2022) dan ada kurang lebih 1500 Dosis yang disuntikkan pada pelaksanaan vaksinasi booster ini.

Bacaan Lainnya
(2) Komandan Kodim 1004/Kotabaru Letkol Inf Roy Fakhrul Rozi saat menyampaikan informasi terkait pelaksanaan vaksinasi ketiga.Muliana (kalselpos.com)

Komandan Kodim 1004/Kotabaru Letkol Inf Roy Fakhrul Rozi mengatakan, sesuai dengan perintah dari Pemerintah Pusat terkait dengan kegiatan vaksinasi khususnya vaksinasi Booster yang ditindak lanjuti oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kotabaru dijadwalkan mulai dari tanggal 24 Kodim 1004/Ktb menyiapkan sebanyak 1500 vaksin untuk TNI/Polri, ASN dan masyarakat.

“Vaksinasi ini kita laksanakan untuk menekan penyebaran virus Covid varian baru yaitu Omicron dan semua kita semua berharap agar warga Kabupaten Kotabaru terhindar dari penyebaran Virus tersebut dan wilayah kita tetap masuk menjadi zona Hijau,” ujar Dandim 1004/Kotabaru.

“Selain di Makodim 1004/Kotabaru vaksinasi booster juga akan dilanjutkan di tiga hari kedepan yakni di Siring Laut, Pasar Limbur dan di depan Gedung Ratu Intan,” terangnya.

Senada dengan itu Kepala Dinas Kesehatan Kotabaru, Suprapti Tri Astuti juga menyampaikan, saat ini Pemerintah Daerah untuk tahap awal vaksin booster menerima 5000 dosis dari Kementerian Kesehatan yang mana akan dibagi untuk empat lokasi.

“Tahap awal ini kita menerima 5000 vaksin booster dari kementerian untuk empat lokasi,” ucap Tuti sapaan wanita cantik ini.

Tuti juga memaparkan, bahwa sasaran hari pertama vaksin booster ini untuk TNI/Polri dan masyarakat umum ini bisa dilayani asalkan sudah memenuhi syarat enam bulan jangka waktu setelah vaksin dosis kedua.

Adapun jenis vaksin boster ini lanjutnya, menggunakan vaksin Pfizer dengan tingkat ketinggian 95 persen dosis 0,15 mili dan sementara data yang sudah melakukan vaksin berdasarkan suntikan 77,65 persen sedangkan data menggunakan KTP sekitar 84 persen.

“Ya jadi sekarang kita fokus untuk vaksin anak untuk dosis dua,”

“Sedangkan untuk tempat yang lainnya tetap akan dilaksanakan vaksin boster namun masih menunggu kiriman vaksin berikutnya dari Kementerian Kesehatan karena sekarang kita baru mendapatkan kiriman 5000 dosis vaksin boster,” tandasnya.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait