Aktivitas Warga Transmigrasi Lumpuh Total Akibat Dikepung Banjir

BANJIR-Meskipun banjir tidak merendam semua bangunan rumah warga , namun merendam sekitar pemukiman, lahan pertanian dan ruas jalan untuk keluar masuk ke pemukiman Warga. (ibrahim)(kalselpos.com)

Marabahan, kalselpos.com – Akibat banjir merendam kawasan transmigrasi di Desa Tatah Alayung Kecamatan Mandastana Kabupaten Batola, selama 2 pekan terakhir membuat aktivitas warga setempat lumpuh total.

Banjir yang disebabkan curah hujan tinggi dam disertai banjir kiriman dari wilayah Kabupaten Banjar, merendam kawasan pemukiman warga transmigrasi di Desa Tatah Alalayung.

Bacaan Lainnya

Meskipun banjir tidak merendam semua bangunan rumah warga setempat, namun merendam sekitar pemukiman warga, lahan pertanian dan ruas jalan untuk keluar masuk pemukiman mereka dengan ketinggian debit air di ruas jalan mencapai lutut orang dewasa.

Salah seorang warga Syamdani mengungkapkan, sementara 2 pekan ini untuk akivitas lumpuh total yangmana untuk berkebun tidak bisa dilakukan lahan terendam banjir, katanya Syamdani.

“Sementara untuk keluar masuk kawasan transmigrasi pun sulit, hal tersebut dikarenakan ruas jalan terendam banjir,”jelasnya Syamdani Senin (27/12).

Warga lainnya Herman Abdullah mengatakan, Banjir yang merendam kawasan transmigrasi sudah selama 2 pekan terakhir dan untuk ketinggian debit air beberapa hari terakhir mengalami kenaikan.

“Adanya banjir yang mengepung kawasan transmigrasi yang di huni sebanyak 30 kepala keluarga ini, akivitas warga mengalami lumpuh total, tambahnya.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait