Amuntai, kalselpos.com -Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) ekspose tentang penyusunan dokumen Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) Tahun 2021, Senin tadi (20/12) di Gedung Agung Setda HSU.
Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kabupaten HSU ini dihadiri pula Plt Bupati HSU H Husairi Abdi, Lc dan BKKBN Provinsi Kalsel.
Penyusunan dokumen GDPK Tahun 2021 mendapat apresiasi dari Plt Bupati. Dimana terang Husairi Abdi hal ini guna mewujudkan penduduk yang seimbang dan keluarga berkualitas.
GDPK merupakan perencanaan segala bidang untuk menciptakan kondisi ideal perkembangan kependudukan dengan daya dukung lingkungan dan memenuhi kebutuhan generasi sekarang, guna menunjang kehidupan bangsa.
“Wujudkan visi Pemerintah Daerah HSU yaitu, Maju, Mandiri, Sejahtera, Agamis dan Produktif,” ucap Husairi.
Husairi menambahkan, selain sebagai alat rujukan kebijakan kependudukan, GDPK juga sebagai perencanaan percepatan pembangunan ekonomi dan pengentasan kemiskinan di Kabupaten HSU.
Ada lima pilar dalam GDPK terangnya, pengendalian kuantitas penduduk, peningkatan kualitas penduduk, pembangunan keluarga yang berkualitas, penataan persebaran, pengarahan mobilitas penduduk dan penataan administrasi kependudukan.
“Kita semua berharap pembangunan kependudukan yang sudah dilakukan di Kabupaten HSU dapat lebih terencana dan terarah untuk menciptakan kondisi ideal kependudukan,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan, Ramlan mengatakan. saat ini Indonesia berada di posisi empat jumlah penduduk terbanyak di dunia setah China, India, Amerika Serikat dan Indonesia. Diperlukannya adanya perhatian khusus dari semua elemen dan lintas terkait tentang penanganan tingginya jumlah penduduk.
Berdasarkan data Kalimantan Selatan tercatat jumlah penduduknya sebanyak kurang lebih 4 juta jiwa, dimana Provinsi Kalsel berada di peringkat tujuh dengan jumlah penduduk terbanyak di tingkat nasional.
“50 persen ada di pulau Jawa dan Bali. sementara di daerah lain seperti di kalimantan masih relatif kecil penduduknya,” jelas Ramlan.
Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com





