Banjarbaru, kalselpos.com -Kelompok Pemerhati Kinerja Pemerintah dan Parlemen Kalimantan Selatan (KKMPH) bakal menggelar aksi demontrasi ke Polda Kalsel besok Kamis (16/12).
Hal tersebut seperti yang disampaikan oleh Ketua KKMPH Aliansyah Rabu (15/12) tadi.
Disampaikannya, aksi demo yang mereka lakukan sebagai bentuk keprihatinan serta untuk memperjuangkan aspirasi para driver angkutan batubara yang kehilangan pekerjaan akibat police line Polda Kalsel.
Diterangkannya, demo itu merupakan aksi lanjutan yang akan melibatkan 300 peserta aksi yang langsung dipimpinnya.
“Kami akan sampaikan aspirasi di muka Polda Kalsel. Kami minta Kapolda langsung turun tangan karena menyangkut nafkah ribuan sopir,” kata Aliansyah.
Aliansyah mengakui, hanya memperjuangkan aspirasi para sopir yang banyak sanak keluarganya kehilangan pendapatan akibat blokade dan police line.
Dirinya hanya meminta Kapolda cepat melepas garis polisi supaya ekonomi warga Hulu Sungai Selatan dan Tapin kembali bergerak. Pasalnya, para pekerja angkutan adalah warga dari kedua Kabupaten tersebut.
“Kapolda Kalsel harus proaktif dan peka karena kasus ini hanya perdata antar dua perusahaan. Jangan biarkan berlarut – larut, berdampak buruk pada perekonomian masyarakat yang bekerja di tambang,” katanya.
Diungkapkannya, jangan karena perseteruan perusahaan besar membuat masyarakat kecil yang menerima dampaknya.
“Warga biasa yang hanya bekerja mencari nafkah untuk keluarganya kehilangan pendapatan. Merugikan sektor ekonomi sekaligus membuat ketidakberdayaan warga imbas ketidakpastian aturan.
“Kapolda harus turun dan menjadi penengah mediasi. Jangan sampai kejadian ini viral baru ada tindak lanjut,”tandasnya.
Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com





