Banjarmasin, kalselpos.com – Kasus dugaan pengeroyokan dan penganiayaan seorang wanita di Desa Barikin, Kecamatan Haruyan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), diambilalih Polda Kalsel.
Sebelumnya, kasus tersebut ditangani oleh penyidik Polres HST.
Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Mochamad Rifa’i, membenarkan penyidikan kasus tersebut kini ditangani oleh Subdit IV Remaja, Anak dan Wanita (Renakta) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda setempat.
“Betul, sekarang kasus tersebut dilimpahkan dan ditangani di Polda Kalsel,” jelasnya, Kamis (9/12/2021) siang.
Menurut Kombes Rifa’i, dalam tahapan penyidikan itu, sudah ada tersangka yang ditetapkan, begitu juga barang bukti telah diamankan polisi.
Penanganan kasus oleh Polda Kalsel ini diapresiasi oleh korban, Yenny yang juga bersama dua orang lainnya, merupakan pihak pelapor atas dugaan pengeroyokan dan penganiayaan tersebut.
Pelapor melalui penasihat hukumnya, Edi Sucipto dan Rudi Hartono mengaku, dengan ranah dan kewenangan lebih luas, diharapkan penyidik Polda Kalsel dapat menuntaskan kasus ini dengan baik.
“Kami sudah bertemu dengan penyidik. Yang jelas Polda ranahnya lebih luas dan lebih lengkap, supaya perkara ini clean and clear,” jelasnya.
Kepada penyidik, ia juga sempat menanyakan terkait perkembangan penyidikan sekaligus penetapan tersangka dalam kasus tersebut.
Pasalnya, terduga pelaku lebih dari satu orang.
“Kami kemarin mendengar tersangka yang ditetapkan satu orang. Ternyata setelah ditanyakan ke penyidik, memang sudah diterbitkan DPO terkait terduga pelaku lainnya,” terang Edi.
Insiden yang dialami kliennya itu terjadi pada15 November 2021 di salah satu toko di Desa Barikin, Kecamatan Haruyan, Kabupaten HST.
Insiden itu, berawal saat kliennya yang merupakan distributor produk besi dan berkantor pusat di Jawa Timur bersama sejumlah rekan mendatangi salah satu toko yang memiliki tunggakan pembayaran.
Namun saat dilakukan penagihan tunggakan, muncul kesalahpahaman hingga insiden tersebut terjadi.
Akibatnya, kliennya mengalami luka dan lebam di bagian kepala, dikarenakan hantaman benda tumpul yang dilancarkan oleh sejumlah terduga pelaku.
Setelah kejadian itu, korban bersama rekannya lalu melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian setempat..
Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com





