Diuraikannya, saat itu Humaidi tiba-tiba ada melihat bayangan terbang mendekati dirinya berwarna merah yang membuat dirinya takut.
“Kejadian tersebut diceritakan dengan korban dan Aldi,” ujarnya.
Kemudian, sekitar pukul 20.30 WITA Humaidi pulang lebih dulu dan minta diantar oleh saksi Aldi.
Usai mengantar Humaidi, Aldi lantas kembali lagi ke pesantren untuk melanjutkan pekerjaan dengan korban.
Sekitar pukul 21.00 WITA Aldi dan korban yang sedang melanjutkan memasang lampu tiba-tiba mendengar ada bunyi/suara gedebuk di titian jalan, dan suara tersebut mendekat ke arah mereka, yang membuat Aldi dan korban ketakutan dan seketika berlari keluar pondok, melalui jalan titian dengan kondisi gelap.
“Karena lampu sengaja dimatikan sebab proses instalasi, dan saat berlari keluar Aldi ada mendengar suara “aduh” dari korban. Namun Aldi tetap berlari ketakutan ke rumahnya,” ujarnya.
Selanjutnya, pada Minggu 05 Desember 2021 sekitar pukul 19.00 WITA Aldi menelpon korban akan tetapi tidak direspon dan melaporkan kejadian tersebut kepada Ustad Pengasuh Pondok Pesantren, dan kemudian berusaha mencari korban dibantu dengan keluarga korban.
Setelah dilakukan pencarian, korban ditemukan sekitar pukul 19.30 WITA dalam keadaan meninggal dangan kondisi mengapung di samping bangunan pondok pesantren.
“Hasil olah TPK dan visum dokter korban meninggal sekitar 12 jam lebih, dan dan tidak ditemukan adanya tanda tanda kekerasan pada tubuh korban,” jelas Kapolres HSS.
Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com





