Selain itu, Sumarno juga mengatakan, telah mendata secara riil rumah – rumah warga yang rusak terkena tanah longsor.
“Rusak berat ada 47 buah termasuk bangunan SDN Maradapan, rusak ringan 9 buah, sedangkan yang terdampak ada 16 buah,” tuturnya.
Dilaporkan (3/12/2021) saat ini, para warga korban longsor sudah banyak yang meninggalkan Desa Maradapan sekitar 60% mengungsi keluar daerah ke Kabupaten Tanah Bumbu (Sungai Danau dan Batulicin) dan Kotabaru (Lontar, Tanjung seloka, Pulau Marabatuan dan Pulau Matasirih) dan saat ini warga yang masih bertahan di Desa Maradapan berjumlah sekitar 40%.
Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com





