Di Kesempatan yang sama pula Lurah Sekumpul, Gusti Marhusin menambahkan bahwa dari awal memang sosialisasi kepada warga yang menjadi problem utama.
“Sosialisasinya kurang, pemberian pemahaman terkait TPS 3R kurang, namun setelah kita paparkan terkait nilai positif untuk sampah yang bernilai ekonomis dan dapat dimanfaatkan seperti halnya para warga sekumpul, akhirnya warga kelurahan jawa bisa memahami dan mulai melunak,” tutupnya.
Namun, hingga saat ini masih belum dapat dipastikan apakah warga setuju atas pembangunan TPST 3R tersebut, karena menurut Syaiful pihaknya masih akan beremerdiskusi dengan warga lain.
Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com





