Direktur Pengairan dan Irigasi Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Abdul Malik menilai bahwa rencana pembangunan Bendungan Kusan memiliki prospek yang sangat strategis dalam mengatasi momok banjir yang rutin setiap musim hujan lebat, dan memperbaiki irigasi pertanian masyarakat, dan potensi Investasi pembangkit listrik tenaga air.
“Selain untuk mengatasi banjir, kami menilai proyek pembangunan Bendungan Kusan ini juga sangat bermanfaat untuk irigasi lahan pertanian, bahkan juga dapat dijadikan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA),” respon Malik.
Menindak lanjuti usulan Bupati Zairullah yang pada saat itu didampingi Sekretaris Daerah Ambo Sakka, Kepala Bappeda, dan anggota DPRD Tanbu Hasanuddin. AbdulMalik akan melanjutkan rapat bersama dengan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR RI.
Bupati Zairullah berharap usulan Bendungan Kusan dapat disetujui pemerintah pusat pada tahun 2022 mendatang, sehingga pertanian masyarakat tidak lagi tenggelam, ataupun musibah terjadi banjir.
“Semoga pada 2022 mendatang, usulan pembangunan bendungan ini disetujui pemerintah pusat melalui dana APBN sebesar Rp 2,9 triliun.” pintanya.
Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com





