Selama pandemi, ungkap Rahim, museum masih melayani pengunjung, namun terbatas dari kalangan pelajar dan mahasiswa saja. “Sebelum ke museum, mereka bersurat dulu ke kami, jadi tidak bisa langsung datang tanpa pemberitahuan lebih dulu,” ujarnya.
Rahim menarget, paling lama awal Januari 2021, museum sudah dibuka kembali untuk umum dan pengunjung yang boleh masuk hanya yang sudah divaksin.
“Kita menyadari, dengan lamanya museum tidak buka, secara tidak langsung mengurangi wawasan masyarakat terhadap sejarah dan kebudayaan, karena museum itu etalase budaya dan peradaban,” tukasnya.
Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com





