Kadis P2KBP3A Banjar Dampingi TPK2D Kalsel Lakukan Penilaian di Desa Bawahan Seberang

DAMPINGI-Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Banjar dampingi rombongan Tim Peningkatan Kualitas Keluarga Daerah (TPK2D) Provinsi Kalsel.(fahmi de musfa)(kalselpos.com)

Mewakili Bupati Banjar hadir Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra H Masruri, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Banjar Hj Siti Hamidah, Tim Penggerak PKK Kal-Sel Pokja I Kartinah, Camat Mataraman, kepada desa, dan lainnya.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas P2KBP3A Banjar, Hj Siti Hamidah, menjelaskan sejak awal tahun sudah dibentuk TP2D Banjar untuk membina warga. Ada 24 indikator dengan 5 komponen yang menjadi penilaian TPK2D Kalsel.

Mulai dari pencegahan perkawinan anak bawah umur, pemenuhan hak anak atas ASI ekslusif, mendekatkan ibu pada pelayanan kesehatan.

“Kemudian meningkatkan ketahanan keluarga yang terdiri dari 5 komponen, dan dukungan instansi pemerintah terkait dalam peningkatan kualitas keluarga. Jadi didukung semua pihak dari kabupaten hingga desa,” ungkapnya.

Sementara itu Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra H Masruri mengatakan, warga Desa Bawahan Seberang sudah dibina terlebih dahulu jauh sebelum mengikuti penilaian peningkatan kualitas keluarga.

“Penilaian ini untuk memicu Desa Bawahan Seberang menjadi lebih baik, harapan ke depan dapat berdampak pada desa sekitar dan meniru apa yang dilakukan desa ini,” ucap Masruri.

Dia melanjutkan, dalam keluarga yang berkualitas mencakup aspek pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial budaya, kemandirian keluarga dan mental spritual serta nilai-nilai agama sebagai dasar untuk mencapai keluarga sejahtera.

“Keluarga tidak dapat berdiri sendiri karna sangat bergantung dengan lingkungan dan juga mempengaruhi lingkungan di sekitarnya,” katanya.

Sementara itu Ketua tim penilaian TPK2D Kalsel, Titik Haryanti menyatakan semua indikator penilaian sudah terpenuhi, namun masih perlu adanya penajaman dari tindak lanjut indikator tersebut, seperti pada pemenuhan hak anak di mana ia menyarankan agar membentuk forum anak.

“Dengan melibatkan masyarakat mendukung tugas fungsi Dinas Perlindungan Anak sehingga anak anak lebih terarah, dan juga forum ini mewakili anak menyuarakan apa saja keperluan anak sebagai pelopor nantinya,” terangnya.

Ia menambahkan, hasil dari penilaian se Kalsel bakal diumumkan beberapa hari setelah selesai penilaian di Banjarbaru besok. “Untuk penyerahan penghargaannya nanti digelar pada Hari Ibu (22 Desember),” tutupnya.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait