Puluhan ribu hektar lahan pertanian di Kalsel terendam banjir

Kadis TPH Kalsel Syamsir Rahman.(ist)Anas Aliando(kalselpos.com)

“Pemda jangan berdiam diri. Kita sudah siapkan alat pertanian, namun sayang tidak dimanfaatkan. Kondisi harus segera diatasi dengan melakukan pengerukan sungai, irigasi, saluran sekunder, saluran cacing dan lainnya,” tegasnya.

Bacaan Lainnya

Syamsir menyebut, untuk di daerah sentra pertanian lainnya, Pemprov Kalsel sudah menyiapkan pompa-pompa penyedot air dan melakukan aksi gerakan pengendalian atau Gerdal. Himbauan dan arahan gubernur melalui surat pun juga telah disampaikan Syamsir kepada para bupati.

Meski sebagian tanaman padi terendam banjir, beber Syamsir, belum ada laporan yang fuso, karena terendamnya  kurang dari satu minggu.

“Kalau terendam sampai satu minggu, maka dapat dipastikan akan fuso,” ucapnya.

Dia pun telah memerintahkan kepala dinas pertanian di kabupaten, mantri tani, penyuluh pertanian dan pengamat hama untuk terus memantau kondisi tanaman padi.

“Kalau ada yang terendam laporan pertama sampaikan ke Kepala BPBD dulu, langkah apa yang mereka ambil,  jangan langsung ke dinas pertanian. Kadis Pertanian bukan kepala BPBD. Untuk teknis kita yang ambil. Yang pasti kita sudah lakukan antisipasi sesuai arahan gubernur,” tegasnya.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait