Kejaksaan Masih Tunggu Penghitungan Kerugian Negara dari BPK RI pada Kasus Dugaan Korupsi Koni Banjarbaru

Kasi Pidsus Kejari Banjarbaru, Erlianti dan Kasi Intel, Nala Arjunto. (fahmi de musfa)(kalselpos.com)

“Saya akan menjajaki dulu. Tapi insyaallah akan terus kami lanjutkan proses kasus dugaan korupsi koni ini,” akunya.

Bacaan Lainnya

Sementara, Kasi Intel Kejari Banjarbaru, Nala Arjunto menambahkan, mengapa kasus dugaan korupsi iPad DPRD Banjarbaru lebih terungkap dibanding kasus koni, hal itu karena kasus iPad lebih mudah pembuktiannya bagi penyidik.

Diterangkannya, sedangkan kasus koni terlambat karena penghitungan kerugian negara dari BPK RI.”BPK RI itu kan menangani kasus se Indonesia,” ujarnya.

Pos terkait