Banjarbaru,kalselpos.com– Kasus dugaan korupsi di Komite Orahraga Nasional Indonesia (Koni) Banjarbaru hingga kini belum menemui titik terang.
Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Banjarbaru, Erlianti mengatakan, keterlambatan pengungkapan kasus dugaan korupsi koni ini terkendala di penghitungan kerugian negara di Badan Pengawasan Keuangan (BPK) RI.
Kendati demikian, Erlianti berjanji akan terus mengungkap kasus ini hinga selesai. “Bakal kami tuntaskan,” bebernya, Selasa (16/11).
Dijelaskan Erlianti, karena dirinya masih baru menjabat sebagai Kasi Pidsus di Kejari Banjarbaru, maka ia akan mempelajari lagi berkas-berkas yang ditinggalkan pejabat terdahulu.





