Warga di Alalak kompak tak bayar Tagihan bulanan PDAM Bandarmasih

[]fudail TAK MENGALIR - Husna (49), salah seorang warga Alalak Tengah saat menunjukan kran PDAM Bandarmasih, yang macet total, tidak mengalir, Senin (8/11/21) pagi.(kalselpos.com)

Banjarmasin, kalselpos.com – Menyusul ‘macetnya’ distribusi air bersih PDAM Bandarmasih ke kawasan Jalan Alalak Tengah, Kelurahan Alalak Tengah, Kecamatan Banjarmasin Utara, warga di sana kompak tidak akan membayar rekening bulanan ke perusahaan daerah milik Pemko Banjarmasin tersebut.

Dari wawancara kalselpos.com dengan salah seorang warga Alalak Tengah, bernama Husna (49), Senin (08/11/21) pagi, menyebutkan, terhentinya pasokan air bersih milik PDAM Bandarmasih di kawasannya dialami sedikitnya enam RT, di wilayah Kelurahan Alalak Tengah.

Bacaan Lainnya

“Dari RT 15, 14, 13, 12, 11, air bersih PDAM Bandarmasih sama sekali tidak keluar, bahkan yang menggunakan mesin pompa pun tetap tidak keluar airnya. Yang banyak keluar justru angin,” ungkapnya.

Di sisi lain, sambung Husna, meski tidak mendapatkan layanan air bersih secara maksimal, warga tetap wajib membayar tagihan pemakaian tiap bulan.

“Biasanya kita tetap bayar, sebulan ada Rp80 ribu hingga Rp85 ribu. Kini kita, di enam RT kompak tidak membayar tagihan bulanannya,” tegas Husna.

Sebelumnya, Sekretaris Forum Pelanggan Air Minum (Forpam) PDAM Bandarmasih, Iberahim menegaskan, kawasan itu sudah mengalami penghentian pasokan air bersih sejak tiga bulan terakhir, tanpa ada solusi terbaik yang diberikan pihak PDAM Bandarmasih.

Pos terkait