“Sejak tiga bulan terganggu, tetapi dalam satu pekan ini air PDAM ini mati total di enam RT. Malam hari pun, air juga hanya menetes saja,” terangnya.
Warga, bebernya, terpaksa menggunakan air sungai untuk keperluan sehari-hari.
“Artinya dampak mati total air ini tidak hanya untuk konsumsi, tetapi dari segi kesehatan juga ada. Jika tidak ada tanggapan dari pihak PDAM Bandarmasih, maka kita warga akan menyambangi kantornya,” tandasnya.
Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com





