Dishut Kalsel: Mari kita menjaga hutan dari bahaya kebakaran

Spanduk himbauan cegah karhutla di pinggir jalan lingkar Bandara. (anas aliando)(kalselpos.com)

Berbagai cara pun dilakukan termasuk dengan memasang spanduk himbauan kepada masyarakat agar selalu menjaga hutan supaya tidak terbakar.

Banjarbaru,kalselpos.com– Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) adalah suatu peristiwa terbakarnya hutan atau lahan baik secara alami maupun oleh perbuatan manusia, sehingga mengakibatkan kerusakan lingkungan yang menimbulkan kerugian ekologi, ekonomi, sosial budaya dan politik.

Bacaan Lainnya

Kebakaran hutan dan lahan adalah kejadian berulang setiap tahun yang pada umumnya terjadi pada musim kemarau, baik di dalam kawasan hutan yang menjadi kewenangan pemerintah maupun pada lahan-lahan milik masyarakat, namun demikian kebakaran hutan dan lahan adalah tanggung jawab kita bersama.

Musim kemarau tahun ini diprediksi cenderung lebih basah dibandingkan tahun sebelumnya.

Walaupun berada pada musim kemarau yang cenderung lebih basah dan di tengah kondisi pandemi Covid-19 pada tahun ini, tentu masyarakat tidak boleh mengabaikan permasalahan kebakaran hutan dan lahan, justru diharapkan untuk meningkatkan kewaspadaan bersama dengan tetap meningkatkan kerjasama, melakukan pengendalian kebakaran hutan dan lahan dengan memperhatikan keselamatan petugas sesuai protokol kesehatan.

Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel terus melakukan upaya agar Karhutla di Banua bisa diminimalisir.

Berbagai cara pun dilakukan termasuk dengan memasang spanduk himbauan kepada masyarakat agar selalu menjaga hutan supaya tidak terbakar.

Termasuk spanduk himbauan mencegah Karhutla dipasang di sekitar wilayah Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin di Banjarbaru.

Kawasan bandara selama ini memang menjadi perhatian serius karena kalau lahan terbakar akan menggangu aktifitas penerbangan.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait