Amuntai,kalselpos.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) terus kebut pelaksanaan vaksinasi Covid-19 ke masyarakat guna percepatan memutus mata rantai pandemi Covid-19 di HSU.
Bupati HSU H Abdul Wahid menyampaikan, pemerintah daerah akan terus mengebut pelaksanaan Vaksinasi, bahkan saat pelaksanaan Vaksinasi serentak tanggal 6-7 September tadi, telah diberikan sebanyak lebihi 2.300 dosis.
Kabupaten HSU Kembali mendapatkan tambahan vaksin yang mencapai 5.000 dosis.
“ Menurut data setidaknya masih ada sekitar 12.000 warga yang masih menunggu mendapatkan vaksinasi Covid-19,” katanya.
Bupati melanjutkan, bahwa berdasarkan data saat ini, masyarakat Kabupaten HSU yang sudah mendapatkan vaksin, kurang lebih sebanyak 48.000 warga dengan rincian, untuk yang menjalani dosis pertama sebanyak 16 persen kemudian yang menjalani proses vaksin kedua diatas 10 persen.
“Kita berharap vaksinasi ini, kita laksanakan dengan melakukan koordinasi dengan kementerian dan pemerintah provinsi untuk ketersedian vaksin,” terangnya.
Sementara itu, untuk tenaga kesehatan (Nakes) saat ini tenaga kesehatan yang sudah mendapatkan vaksin sudah mencapai 70 persen, hal tersebut bertujuan untuk memberikan kepercayaan dan kenyamanan kepada masyarakat dalam memberikan layanan kesehatan.
“Jadi sangat memudahkan bagi masyarakat untuk mendapatkan layananan kesehatan karena semua tenaga kesehatan sudah menjalani vaksin dosis ketiga,” imbuhnya.
Wahid menambahkan, kegiatan vaksinasi serentak berdasarkan instruksi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo untuk program vaksinasi di fokuskan di tempat ibadah dan pondok pesantren di setiap daerah masing-masing. Dengan harapan, kegiatan pesantren di daerah HSU dapat berjalan dengan baik dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.
Bupati berharap, masyarakat turut mendukung program vaksinasi yang diselenggarakan pemerintah guna meningkatkan herd immunity di suatu kelompok masyarakat.
“Masyarakat yang sudah di vaksin dapat melakukan aktivitas sehari-hari dan bagi yang belum di vaksin agar dapat mengurangi mobilitas kegiatan di luar rumah, serta baik masyarakat selesai vaksin dan belum divaksin tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19,” tandasnya.





