kalselpos.com – Komplotan perampokan rumah mewah di Balikpapan dengan lima tersangka pelakunya berhasil ‘dibongkar, Polda Kalimantan Timur (Kaltim).
Kelima komplotan itu adalah SD, ASD, JI, IS, ASA, semuanya asal Nusa Tenggara Barat, ternyata juga buronan Polisi Diraja Malaysia karena aksinya di Johor Bahru dan dua lokasi lainnya di Kuala Lumpur.
“Mereka merampok di Malaysia tahun 2014 dan 2018,” ungkap Wakil Kapolda Kaltim Brigjen Pol Hariyanto, Sabtu (21/8).
Kabur dari Malaysia kelimanya kembali ke Indonesia dan merampok di Kuningan, Jawa Barat. Namun disinilah mereka tertangkap dan dihukum hingga April 2021 lalu di Lapas Kuningan.
Bebas dari penjara, dengan kapal laut mereka ke Balikpapan. Rupanya hukuman penjara belum bisa menyadarkan mereka dari pekerjaan lamanya sebagai perampok.
“Yang diambil barang berharga dan uang tunai. Sama dengan aksinya di Surabaya, di Kuningan Jawa Barat, di Barelang, Riau,” sebut Hariyanto.
Akhirnya kecermatan dan kesabaran polisi terbayar. Selasa 10 Agustus, Unit Jatanras mengendus keberadaan SD dan segera meringkusnya. SD rupanya bersembunyi tak seberapa jauh dari rumah pasangan warga negara China yang digasaknya bersama komplotannya di Balikpapan Regency, 12 hari sebelumnya.
Tak mau sendirian kembali merasakan dinginnya sel tahanan, SD pun “bernyanyi”. Nama komplotannya satu-satu disebut, ASD, JI, IS dan ASA. Dari SD diketahui, keempatnya sudah kabur ke Batam, Kepulauan Riau.
Polda Kaltim pun berkoordinasi dengan Polda Kepri. Setelah melakukan pengejaran selama seminggu, tepat di peringatan Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus 2021, keempat pelaku berhasil diringkus di Pulau Buluh, Kecamatan Bulang, Batam dengan dibantu Polres Batam.
Karena masih nekat melawan petugas, polisi menembak kaki keempatnya.
“Pelaku yang ditangkap di Batam ini melakukan perlawanan saat hendak ditangkap dan diminta menunjukkan barang buktinya, maka kami berikan tindakan tegas dan terukur,” Tandas Wakapolda Hariyanto.





