Batulicin, kalselpos.com – Tak hanya Kecamatan Angsana dan Kecamatan Satui yang terdampak banjir beberapa desa di Kecamatan Sungai Loban pun terendam banjir.
Berdasarkan pantauan kalselpos.com di lapangan Sabtu (14/8) sore, Desa Sebamban Baru dan Desa Sebamban Lama, Kecamatan Sungai Loban, Kabupaten Tanah Bumbu juga mengalami banjir.
“Hingga sore pukul 16.00 WITA banjir mencapai 1 meter 25 cm,” terang Kapt. Inf. Aries Purwanto Plh Danramil 1022-06/Sungai Loban saat dihubungi kalselpo.com melalui selulernya.
“Ya”, bujur (benar) pada hari Sabtu tanggal 14 Agustus 2021 sekitar pukul 16.00 WITA debit air dengan ketinggian 1,25 meter di Desa Sebamban Baru dari bibir sungai setempat,” terangnya.

Kemudian di Desa Sebamban Lama, banjir pun terjadi khususnya mereka yang tinggal di sekitaran bantaran sungai pada pukul 12.30 WITA debit air mencapai 1 meter.
Namun, dia menjelaskan bahwasanya banjir tersebut merupakan banjir rutin karena curah hujan tinggi kemudian dibarengi dengan kiriman air dari sungai Kusan Hulu dan air laut pasang.
“Manakala pertemuan pasang air laut dan kiriman air dari sungai Kusan Hulu bertambah tidak menutup kemungkinan debit air akan bertambah naik lagi,” jelasnya.
Plh Danramil 06 Sungai Loban juga merincikan jumlah warga yang terdampak dan jumlah pengungsi di dua desa tersebut.
Pertama, warga Desa Sebamban Baru jumlah warga yang terdampak di RT 01 sebanyak 90 KK dan di RT 04 sebanyak 1 KK. Kemudian warga yang mengungsi sebanyak 6 KK di Masjid atau Mushola Nurul Iman RT 01 Dusun Murung Raya, Sebamban Baru.
Kedua, warga desa Sebamban Lama jumlah warga yang terdampak sebanyak 22 KK yang berada di RT 03 sebanyak 5 KK dan RT 04 sebanyak 18 KK. Jumlah warga yang mengungsi sebanyak 4 KK berada di Masjid Miftahul Janah.
“Kami menghimbau kepada warga sekitar agar lebih waspada dan lebih pro aktif melaporkan kondisi di desa kepada pihak pihak terkait. Sebab, pasang surut air laut dan curah hujan masih naik turun,” pintanya.





