Amuntai,kalselpos.com – Pasukan Pengibaran Bendera Pusaka (Paskibra) tingkat Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) resmi dikukuhkan oleh Bupati H Abdul Wahid HK.

Pelaksanaan di tengah pandemi Covid-19 ini, pelaksanaan tetap mengutamakan Protokol Kesehatan Covid-19 dengan menjaga jarak, menggunakan masker.
Bupati HSU H Abdul Wahid HK mengatakan, dihadapan kondisi Pandemi Covid-19 Paskibraka Kabupaten HSU dapat menjadi pelopor dalam penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19.
“Mereka dapat menjadi menjadi pelopor dalam penerapan protokol kesehatan, sehingga kita semua mampu melakukan pencegahan dan mempercepat penanganan Covid-19 agar kita tetap menjadi tangguh dan tumbuh,” katanya saat proses Pengukuhan di GOR Pangeran Suryanata, Stadion Karias Amuntai, Kamis (12/8).
Anggota Paskibra HSU hendaknya mampu menjadi ujung tombak dalam membangun persatuan bangsa, memberikan pengaruh positif dilingkungan tempat tinggal maupun pergaulan masyarakat.
Ia mengutarakan, 45 orang putra-putri terbaik HSU ini akan mengemban tugas bersejarah sebagai Pasukan Pengibar Bendera Merah Putih pada upacara peringatan detik-detik proklamasi 17 Agustus 2021 tingkat Kabupaten HSU.
“Menjadi anggota Paskibra merupakan kebanggaan tersendiri, karena akan memiliki pengalaman berharga untuk melaksanakan dsn mengemban tugas mengibarkan Bendera Merah Putih khususnya pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 tahun 2021,” utarakannya.
Keterlibatan Paskibraka dalam rangkaian Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia memiliki peran strategis dan relevan dalam proses transfer nilai-nilai historis dan nasionalisme bagi generasi muda, sebagai generasi penerus perjuangan para pendiri Republik Indonesia. Melalui transfer nilai-nilai historis anggota Paskibra mendapatkan pelajaran yang terkandung dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia dalam merebut kemerdekaan dari tangan para penjajah dan mengibarkan sang Merah Putih sebagai identitas bangsa Indonesia yang merdeka.
Melalui transfer nilai nasionalisme anggota Paskibra dituntut menghayati bahwa sang Merah Putih tidak hanya dimaknai sebatas sebagai simbol negara yang merdeka, tapi juga dimaknai sebagai perekat dan pemersatu suku bangsa, ras, agama maupun kebudayaan. Sehingga seluruh masyarakat Indonesia yang beraneka ragam merasa memiliki satu bangsa yaitu bangsa Indonesia.
Bupati Wahid berharap para anggota Paskibra HSU mampu menunjukkan keteladanan sebagai pelajar yang berprestasi, berdisiplin dan bermoral serta memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi. memiliki integritas kepribadian baik, mental kokoh, ulet, tegar dan pantang menyerah demi kemajuan HSU yang dicintai serta bangsa dan negara Indonesia.
“Ingat masih ada tugas berat di pundak kalian yang harus dilaksanakan sebagai Pasukan Pengibar Bendera pada upacara yang akan dilaksanakan pada tanggal 17 Agustus 2021. Karena inti suksesnya upacara ada pada Pasukan Pengibar Bendera Merah Putih. Adik-adik anggota Paskibra HSU tidak menganggap ringan tugas ini dan laksanakan dengan semangat penuh tanggung jawab dan penuh keikhlasan,” tegas Wahid.
persiapkan diri baik-baik sejak sekarang untuk siap melanjutkan tugas kepemimpinan. Pemuda-pemudi HSU yang kita harapkan untuk tampil dan melanjutkan kepemimpinan kelak adalah mereka yang memiliki akhlak dan budi pekerti yang baik, cerdas, berpengetahuan, sehat jasmani dan rohani, memiliki semangat untuk mengabdi dan berbuat yang terbaik bagi daerah, bangsa dan negara.
Bupati juga menghimbau, agar anggota Paskibraka selalu menerapkan Prokes Covid-19 baik dimanapun berada dengan mematuhi 5 M dengan Memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta
Membatasi mobilisasi dan interaksi.
Terlebih akan bertugas saat 17 Agustus nanti sehingga pentingnya menjaga kesehatan agar terhindar dari Covid-19.





