KOTABARU, kalselpos.com – Prioritas pemanfaatan Dana Desa (DD) berdasarkan Permendes tahun 2020 — sesuai yang direkomendasikan Undang-undang Desa — peruntukannya guna mewujudkan Tipologi dan 18 tujuan Sustain Nable Development Gools (SDGs).
Demikian penjelasan Kabid Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kutabaru, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Anshor kepada Wartawan di ruang kerjanya, Jumat (6-8-2021).
Menurut Anshor, usaha dalam pencapaian SDGs dalam masa pandemi Covid- 19, harus trasparan dan tepat sasara. Penggunaan DD tahun 2021 kata dia, diprioritaskan bagi pembiayaan kegiatan menyentuh kepentingan masyarakat. Dengan target mendukung pencapaian 10 SDGs, dalam rangka pemulihan Ekonomi Nasional.
10 SDGs itu sebut Anshor, adalah desa tanpa kemiskinan, tanpa kelaparan, sehat sejahtera, keterlibatan perempuan (gender – red) desa, Desa Besinergi, bersih dan terbarukan serta desa yang pertumbuhan ekonominya merata.
Juga indikator lain yakni, konsumsi dan produksi desa sadar lingkungan, desa damai berkeadilan, desa yang memiliki kemitraan untuk pembangunan, kelembagaan desa dinamis, serta budaya desa adaptif.
Anshor menyebut, Dinas (BPMPD) adalah unsur pendukung tugas bupati dibidang pemberdayaan masyarakat dan pemerintahan desa.
Kabid Anshor melanjutkan lagi, Tupoksi (Tugas Pokok dan Fungsi – red) dibentuknya BPMPD, berdasarkan peraturan Daerah Kabupaten no. 5 tahun 2013. Tentang, Pembentukan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa.
Arah penggunaan DD tahun 2021, dialokasikan untuk memilih 3 dari 10
Sustain Nable Development Gools, dan 1 pilihan desa dari 3 SDGs yitu, desa tanpa kelaparan dan kemiskinan, desa ekonomi tumbuh merata dan desa kesehatan.
Anshori kemudian memapar fungsi BPMD. Beberapa fungsi tersebut diantaran adalah, merumusan kebijakan teknis dibidang pemberdayaan masyarakat dan pemerintahan desa. Juga, pelaksanaan tugas teknis operasional bidang pemberdayaan masyarakat dan pemerintahan desa, serta pemberian pelayanan teknis dibidang pemberdayaan masyarakat dan pemerintahan desa. “Ada juga pengkordinasian program pemberdayaan masyarakat dan pemerintahan desa.” gambar Anshor.
Kabid DPMD Anshor, ketika menjawab pertanyaan wartawan tentang tiga pilihan tipe desa, mengatakan, ada desa yang memilih salah satu. Yakni, tipe penanggulangan kemiskinan tanpa kelaparan dan kemiskinan. Desa yang memilih tipe ini, kegiatannya memanfaatkan Program Padat Karya Tunai Desa (PKTD). Dengan caratan, jika menggunakan PKTD, minimal merujuk ke Hari Orang Kerja (HOK)
50 % dari modal kerja.
Anshor kemudian menunjuk Desa Sebatung Kecamatan Pulau Laut Utara yang memilih dan menggunakan sistem tersebut. Desa Pulau Laut Utara membudidayakan ikan air tawar dengan menanfaatkan Teknologi Sistem Bioflok Budidaya. Yaitu, menggunakan kolam terpal berukuran 2×3 meter.
Gambaran jika ingin berusaha memembududayakan ikan kolam, Anshor memberi petunjuk dan penjelasannya. Misal kata, modal beli sarana kolam lengkap dengan mesin, selang, batu aerasi, (mesin oksigen), pakan. Berapa kos yang dibutuhkan mulai pemeliharaan hingga berproduksi (panen)? “Jika kolam budidaya berjumlah 8 buah, lalu tiap kolam dilepas bibit Nila 500 ekor dan Lele 1.000 ekor, upah pekerja dan pemelihara sampai panen produksi, totalnya Rp.100.000.000 (seratus juta- red).
DIakhir penjelasannya, Anshor menyatkakan bahwa Desa Sebatung Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru menggunakan DD, memilih tipe 1.
Total anggarannya, Rp.100.000.000,-
“Kami dari DPMD dan desa, sangat setuju dan mendukung dana desa (DD), sebagian digunakan untuk sistem desa tipe 1,” tukas Anshor.
Anhor mengajak teman-teman media massa atau jurnalis (wartawan – red) untuk membantu mengekspos program inovatif desa atas dukungan DPMD setempat.
Kata Anshor, gugah dan ajak melalui pemberitaan para kepala desa (Kades) dalam wilayah Kabupaten Kotabaru. Bantu mereka (para Kades – red), untuk dapat melakukan usaha yang sama.
Sebab, ada beberapa Kades yang sudah menggunakan DD untuk usaha dimaksud. Misalnya, Kades Tirawan, Kedes Sebatung, Kades dalam Kecamatan Pulau Laut Tengah. Juga, Kades di wilayah Kecamatan Pulau Laut Timur. ” tutup Anshor.





