Profil Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan

kalselpos.com -Kabupaten Tapin adalah salah satu kabupaten di provinsi Kalimantan Selatan. Ibukota kabupaten ini terletak di Rantau. Kabupaten ini memiliki luas wilayah +2.174,95 km² dan berpenduduk sebanyak kurang lebih 191.372 jiwa. Wilayah Kabupaten Tapin meliputi lansekap Daerah Aliran Sungai Tapin.

Kabupaten Tapin memiliki
semboyan/moto :“Ruhui Rahayu”yang artinya kerukunan, seia sekata, rakat mufakat

Bacaan Lainnya

Wilayah Kabupaten Tapin meliputi lansekap Daerah Aliran Sungai Tapin. Sungai Tapin mempunyai empat cabang yaitu Sungai Muning, Sungai Tatakan, Sungai Halat, dan Sungai Gadung.

Kabupaten Tapin berdiri pada tanggal 30 November 1965 yang diresmikan di Lapangan Kabupatenan (halaman rumah pejabat Bupati) oleh Menteri Dalam Negeri RI Dr Soemarno Sostroatmojo berdasarkan Undang-Undang Nomor 08 Tahun 1965 (Lembaran Negara Tahun 1965 Nomor 5, Tambahan Lembaran Negara Nomor 2765). Kantor Pemerintah Kabupaten Tapin beralamat di Jl. H. Hasan Basri No. 22 Rantau dengan alamat website www.tapinkab.go.id

Pariwisata.
Obyek Wisata yang ada di Kabupaten Tapin adalah Goa Batu Hapu (Kecamatan Binuang), Goa dan Air Terjun Bagandah (Kecamatan Piani), Air Terjun Mandian (Kecamatan Piani), Air terjun Lanjang Bapayung (Kecamatan Piani), Pemancingan Terintegrasi (Kecamatan Binuang), dan Gunung Lampinit (Kecamatan Bungur)

Perekonomian dan Hasil Pertanian/Perkebunan:
Perkembangan terakhir karet dan kelapa sawit menjadi salah satu komoditi terbaik yang dihasilkan oleh Kabupaten Tapin yang akhirnya berimbas kepada pendapatan dan taraf hidup masyarakat. Selain itu pemerintah daerah menemukan komoditas di bumi Tapin yang bisa menjadi salah satu pendapatan ekonomi daerah dari kekayaan alam yang dimiliki Kabupaten Tapin, yaitu batubara.

Sejarah
Kabupaten Tapin dibentuk dengan Undang – Undang Nomor 8 tahun 1956 tentang Pembentukan Daerah Tingkat II Tanah Laut, Daerah Tingkat II Tapin, dan Daerah Tingkat II Tabalong dengan ibukota Rantau.

Visi dan Misi
Visi jangka menengah daerah yang diusung oleh Kepala Daerah terpilih yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten  Tapin adalah Terwujudnya Tapin Mandiri dan Sejahtera yang Agamis.
Berdasarkan visi tersebut, ditetapkan misi pembangunan sebagaimana berikut:

Meningkatkan pembinaan keagamaan dengan mengutamakan partisipasi masyarakat di bidang sosial budaya keagamaan;

Mengedepankan prinsip good governance untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat;

Pengembangan Sumber Daya Manusia berkualitas melalui peningkatan derajat kesehatan dan derajat pendidikan individu dan masyarakat;

Pemerataan dan keseimbangan pembangunan secara berkelanjutan dengan meningkatkan investasi dan pemanfaatan sumber daya alam secara rasional, efektif dan efesien untuk mengurangi kesenjangan antar wilayah dan perluasan lapangan kerja;

Pengembangan perekonomian yang bertumpu pada perluasan pembangunan infrastruktur pedesaan dan perkotaan untuk mengembangkan pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan dengan penekanan pada tingkat pendapatan masyarakat.

Potensi Daerah
Pertanian
Sektor pertanian merupakan sektoryang paling banyak menyerap tenaga kerja di Kabupaten Tapin, yaitu sebesar 56,36%. Sebagian besar masyarakat Tapin menjadikan pertanian sebagai sumber penghidupan utama sebagai petani. Oleh karena itu, sektor pertanian terus didorong agar menjadi sektor andalan di Tapin.

Perkebunan
Sektor perkebunan di Kabupaten Tapin berkembang dengan sangat baik pada 2 komoditas utama yaitu karet dan kelapa sawit.  Luas Tanam karet yg menghasil hingga sekarang mencapai 12.922 ha dengan produksi 7.964 ton. Adapun Kelapa sawit luas tanaman menghasilkan 1.302 ha dengan produksi 231.196 ton.

Peternakan
Peternakan di Kabupaten Tapin memiliki prospek yang sangat baik, karena adanya dukungan kondisi geografis yang beragam dari dataran tinggi dan dataran rendah sehingga beragam komoditas peternakan utama dapat berkembang dengan baik, seperti dapi , kambing, kerbau rawa, itik serta ayam. Pengembangan Sapi menjadi perhatian utama seiring dengan target Swasembada daging tahun 2022.

Perikanan
Produksi perikanan darat di Kabupaten Tapin tahun 2017 mencapai 4.985,8 ton dimana produksi terbanyak diperoleh dari sungai sebesar 3.189,2 ton.

Perindustrian
Jumlah unit usaha di sektor industri di Kabupaten Tapin tahun 2017 mengalami peningkatan sebesar 0,4 persen menjadi 6.409 unit usaha dibanding tahun 2016 yang sebanyak 6.383 unit usaha. Pada tahun 2017 kelompok industri di Kabupaten Tapin didominasi oleh Industri Kimia, Argo dan Hasil Hutan (IKAHH) yaitu sebesar 91,9 persen.   Jumlah tenaga kerja yang terserap di Sektor Industri mencapai 12.728 pekerja di tahun 2017 sedikit mengalami peningkatan dibanding tahun 2016 sebanyak 12.693 pekerja.  Nilai investasi yang tersalur ke Sektor Industri mencapai 30,9 milyar rupiah di tahun 2017 atau meningkat sebesar 0,6 persen dibanding tahun sebelumnya. Sedangkan nilai produksi Sektor Industri di 2017 mencapai 141,88 milyar atau meningkat 0,43 persen dibanding nilai produksi tahun 2016.

Perdagangan.
Daftar Perusahaan (TDP) di Kabupaten Tapin 2017, berdasarkan data Dinas Perdagangan Kabupaten Tapin mencapai 238 usaha sementara penerbitan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) tahun 2017 sebanyak 281 yang terdiri dari 115 Perusahaan Besar, 72 Perusahaan Menengah, 31 Perusahaan Kecil dan 63 Usaha Mikro (UM).  Banyaknya Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) yang dikeluarkan Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Tapin di 2017 mencapai 229 surat izin. Dari 229 SIUP yang dikeluarkan tersebut, 94 SIUP adalah untuk usaha perdagangan yang berlokasi di Kecamatan Tapin Utara.

Letak Geografis
Kabupaten Tapin terletak antara 114°46’ 13″- 115° 30’ 33″ Lintang Selatan dan 2° 32’ 43″ hingga 3° 00’ 43″ Bujur Timur dengan luas wilayah 2.700,82 Km², yang terbagi atas 12 kecamatan dengan 131 desa.

Batas Wilayah
Batas wilayah kabupaten Tapin antara lain:
Utara Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Timur Kabupaten Banjar.
Selatan Kabupaten Banjar.
Barat Kabupaten Barito Kuala.

Suku asli adalah suku Banjar dan suku Dayak Harakit atau Dayak Tapin bagian dari suku Dayak Meratus.

(Aplikasi Kalselpos.com)

Pos terkait