Amuntai, kalselpos.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pambalah Batung Amuntai membuka rekrutmen Tenaga BLUD Non Pegawai Negeri (TBNPN) atau Tenaga Kontrak untuk tahun 2022.
Formasi yang tersedia sebanyak 164 orang dan tenaga tekhnis pendukung 74 orang yang akan dilaksanakan secara terbuka dan transparan.
Direktur RS Pambalah Batung Amuntai dr Moch Yandi Friyadi menjelaskan, pelaksanaan rekrutmen ini guna menjaring pegawi yang siap bekerja nantinya di tahun 2022 dan percepatan pemenuhan tenaga kesehatan di RSUD Pambalah Batung, sehingga proses pelaksanaannya sedari dini, mengingat proses pereklutan memakan waktu lumayan panjang dan lagi pegawai kontrak sebelumnya habis di akhir tahun 2021.
Terkait, tenaga kontrak lama yang mengikuti rekrutmen kembali Direktur RS Pambalah Batung Amuntai dr Moch Yandi Friyadi menyampaikan, pihak rumah sakit tidak ada mencantumkan dalam pengunguman yang dikeluarkan, bahwa tenaga kontrak lama diwajibkan mengikuti tes rekrutmen tersebut, akan tetapi mereka boleh kembali mengikuti rekrutmen ini, mengingat masa kontrak mereka yang akan habis diakhir tahun 2021 ini.
“Itu hak masing-masing mereka yang ingin ikut. Kalau yang sekerang ikut dan lulus, artinya di tahun 2022 tidak perlu khawatir lagi pastinya akan tetap bekerja kembali di RSUD. Namun bila tidak mengikuti tes ini sekarang, dan di ujung tahun ada evaluasi dari manajemen RS dan berhenti, mau tidak mau tidak diperpanjang lagi, ” katanya belum lama tadi.
Diterangkannya, tenaga kontrak lama dan penerimaan baru masing-masing ada evaluasi tersendiri. “Intinya kita ingin mereka yang bekerja nantinya sesuai dengan bidang dan keahilannya,sehingga mampu bekerja secara profesional, kami ingin RS ini lebih baik kedepannya, dari itu pelayanan dan aspek lainnya,” jelasnya.
Memang tidak menutup kemungkinan tenaga kontrak lama akan dilakukan pengurangan, tapi perlu diperhatikan, bahwa pengurangan ini jikalau tidak memenuhi atau sesuai dengan kualifikasi manajemen RS.
Yandi menegaskan, pihaknya tidak ada kata ingin memberhentikan, tetapi ingin memperbaiki pelayanan RS dengan merekrutmen Sumber Daya Manusia (SDM) yang prosefional berdasarkan kompetensinya jadi dapat ikut seleski atau evaluasi.
Rekrutmen juga melibatkan BKPP dan Diskominfo Kabupaten HSU untuk penyiapan soal-soal ujian dan dukungan jaringan guna pelaksanaan CAT.
Yandi menyebut, kemungkinan ada ribuan nantinya yang akan ikut rekrutmen ini, karena dalam satu hari saja ada 200 calon peserta yang telah mendaftar, melalui situs resmi pendaftarannya.





