Hanya 47 Sekolah di HSU mendapat Izin Melaksanakan PTMT

MASUK SEKOLAH-Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) untuk Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) dimulai pada Senin tadi, bertepatan dengan awal tahun ajaran baru 2021-2022. (ist)(kalselpos.com)

Amuntai,kalselpos.com – Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) untuk Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) dimulai pada Senin tadi, bertepatan dengan awal tahun ajaran baru 2021-2022.

Bacaan Lainnya

Meski dilakukan di tengah pandemi ada 47 sekolah di HSU yang telah mendapatkan izin dari Satgas Covid-19 setempat guna pelaksanaan PTMT, meski dengan penerapan Protokol Kesehatan ketat, Selasa (13/7).

Pelaksana tugas (Plt)Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten HSU H Junaidi Gunawan mengaku, bersyukur sejumlah sekolah akhirnya dapat melaksanakan PTMT, meski masih banyak sekolah yang belum mendapatkan izin untuk melaksanakan PTMT.

Pihaknya juga telah melakukan monitoring ke lapangan ke beberapa sekolah, dengan hasil pembelajaran tatap muka berjalan lancar.

“ Dari total 520 sekolah mulai dari tingkat PAUD, SD hingga tingkat SLTP di Kabupaten HSU, hanya 47 sekolah yang kali ini mendapatkan izin untuk melaksanakan PTMT khususnya dari tingkat SD dan SLTP,” utarakannya.

Hal ini, lantaran masih banyaknya sekolah yang belum memenuhi persyaratan untuk melaksanakan PTMT, salah satunya pemenuhan vaksinasi bagi seluruh tenaga pendidiknya. Pelaksanaan PTMT sendiri saat ini tergantung pada vaksinasi bagi para guru.

“Alasannya, kalau sekolah itu mau melaksanakan pembelajaran tatap muka, maka salah satunya adalah terpenuhinya vaksinasi,” katanya.

Meski demikian, Junaidi menambahkan karena memenuhi syarat ada sekitar 20 sampai 30 sekolah lagi yang bakal menyusul dan melaksanakan PTMT serupa setelah diverifikasi kelayakan oleh BPBD HSU.

” Ini tergantung pada hasil vaksinasi, jika vaksinasi sudah lengkap, maka kami usulkan lagi sekolah mana yang layak melaksanakan PTMT ini kepala BPBD,” Imbuhnya.

Salah seorang wali murid Ahmad Ismail mengaku ikut senang anaknya dapat kembali ke sekolah meski ada sedikit kekhawatiran pada dirinya. Sebagai orang tua awalnya ada sedikit keraguan dalam menyekolahkan tatap muka, tapi berkat penjelasan dari pihak sekolah dan prokes serta aturan yang diterapkan oleh pihak sekolah.

“Saya sangat yakin serta kondisi HSU yang merupakan zona kuning, jadi sebagai orang tua berlega hati untuk menyekolahkan anak dengan sistem tatap muka, dan sebagai tambahan sebenarnya si anak juga sudah bosen dirumah saja” Beber ayah dari Muhammad Iqbaal Dhiafakhri yang bersekolah di SD IT Ahsanul Amal Alabio ini.

(Aplikasi Kalselpos.com)

Pos terkait