Banjarbaru, kalselpos.com – Pengurus Badan Pengelola Masjid Raya (BPMR) Sabilal Muhtadin Banjarmasin diharapkan mampu memakmurkan masjid dan sekaligus mampu mengelola pelaksanaan ibadah dan kegiatan keagamaan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat dimasa pandemi saat ini.
Harapan itu disampaikan Penjabat Gubernur Kalsel, Safrizal ZA dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Ir H Fathurrahman pada pengukuhan Pengurus BPMR Sabilal Muhtadin Banjarmasin periode 2021-2024 di ruang H. Maksid perkantoran Pemprov Kalsel di Banjarbaru, Kamis (1/7/2021).
“Saudara yang dipercaya sebagai pengelola Masjid Raya Sabilal Muhtadin hendaknya melakukan upaya yang sungguh – sungguh demi meningkatkan kualitas pengelolaan masjid, baik tata kelola keuangan dan aset, pengelolaan peribadatan maupun lingkungan masjid,” ujar Safrizal.
Pria kelahiran Nangroe Aceh Darussalam itu juga meminta pengurus masjid untuk melindungi masjid dari masuknya paham radikal, ujaran kebencian dan tindakan provokatif yang bisa berujung kepada tindakan kekerasan dan terorisme.
“Mari kita pastikan bahwa peribadatan dan kegiatan keagamaan di lingkungan masjid menjadi tempat untuk melahirkan umat Islam yang beriman, bertakwa dan berakhlakul Karimah,” harapnya.
Ketua Badan Pengelola Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin yang baru dilantik, KH Darul Qutni mengatakan, banyak yang segera dibenahi pihaknya terhadap masjid kebanggaan masyarakat Kalsel itu.
“Kita lakukan pembenahan dan perbaikan terhadap fasilitas yang ada dilingkungan masjid. Misalya kolam dan air mancur di halaman depan masjid yang rusak, taman-taman akan ditata lebih baik lagi,” ujarnya.
Qutni mengungkapkan, meskipun saat ini Pemprov Kalsel sedang fokus dalam penanganan pandemi Covid -19, namun dana hibah terus dikucurkan ke Masjid Raya Sabilal Muhtadin.
“Alhamdulillah Masjid Raya Sabilal Muhtadin selalu dapat dana hibah dari Pemprov Kalsel meskipun anggaran sebagian besar dialokasikan untuk Covid. Itu artinya pemerintah sangat perhatian dibidang keagamaan,” tukasnya.





