Amuntai, kalselpos.com – Pengurus Pondok Pesantren Nurul Amin Muhamadiyah Alabio menerima kunjungan sekaligus silaturahmi dari Polda Kalsel.
Dilaksanakan di aula Ponpes, acara silaturahmi di hadiri jajaran Polda Kalsel seperti Kanit Subdit Kamsus Dit Intelkam I Wayan S, dari Mabes Polri Kombes Pol Sasri Adijaya, Ketua Muhammadiyah HSU H Sulikan, Lc, para pengurus dan Ustadz serta Ustadzah Ponpes Nurul Amin Alabio, Senin (28/6).
I Wayan saat dalam pemaparannya menyampaikan beberapa informasi penting, yakni tentang naiknya kasus Covid-19 (Delta plus) dengan varian baru yang saat ini sudah masuk ke wilayah Indonesia dan bahaya radikalisme.
“Mungkin, bapak-bapak telah mengetahui dari media/ berita di TV bahwa saat ini kasus Covid-19 varian baru yang ada di luar Kalimantan kasus ini sangat luar biasa. Dan mari kita doakan bersama-sama agar penyakit ini cepat berlalu,” katanya.
Pimpinan Polda Kalsel juga mengajak masyarakat mendukung kegiatan pemerintah melawan Covid-19 dengan cara berpartisipasi program Vaksinasi Covid-19, sehingga tidak perlu berpolemik bahwa Virus ini rekayasa, buatan. Tapi jelas pemerintah telah mencanangkan, masyarakat turut ikut Vaksinasi, ikut vaksin dan mengajak warga lainnya dukung pelaksanaan Vaksinasi serta mematuhi protokol kesehatan.
“Dalam HUT Bhayangkara Polda Kalsel dan Polres sangat gencar melaksanakan Vaksinasi kemarin. Namun tetap mematuhi 5 M,” ujarnya.
Selain hal itu, dirinya juga mengingatkan bahaya akan paham terorisme, radikalisme, intoleransi.
Sambutan lainnya disampaikan oleh, Kombes Pol Sasri Adijaya dari Mabes Polri. Ia mengatakan, agar setiap organisasi melakukan filter terhadap paham radikalisme yang menyebabkan sikap intoleransi dan memuncak pada kegiatan terorisme.
Selain hal itu, ia juga menyinggung terkait perkembangan Covid-19. Saat ini kebijakan pemerintah sangat luar biasa dengan tidak melakukan Lockdown pada aktivitas masyarakat. Pemerintah saat ini hanya memberlakukan PPKM dengan pertimbangan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Kehadiran saya disini untuk bersilaturahmi dengan ulama. tetap mewaspadai aksi terorisme, radikalisme dan intoleransi. Jadi mari menciptakan keadaan yang kondusif demi keutuhan NKRI,”sampainya.
Sementara itu, Pimpinan Muhammadiyah cabang Kabupaten HSU H Sulikan, Lc mengutarakan, Muhammadiyah menerima dari manapun yang ingin masuk, baik panti asuhan dan pendidikannya.
Ia juga menyampaikan, saat pelaksanaan pembelajaran tatap muka kemarin di Pesantren, pihaknya tetap mengutamakan Protokol Kesehatan Covid-19 dan berkoordinasi dengan satgas Covid-19 Kabupaten HSU.





