Amuntai, kalselpos.com – Bunda PAUD Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Hj Anisah Rasyidah Wahid menilai, tanpa Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni, serta guru-guru yang berkualitas, tidak akan menghasilkan anak-anak yang cerdas dan berkualitas.
Menurut Hj Anisah Rasyidah Wahid maka itu betapa pentingnya untuk para guru PAUD dapat ditingkatkannya SDM serta semangat dari para guru PAUD.
Hal ini diutarakannya saat acara Penguatan Organisasi Himpaudi dengan tema ‘Meneguhkan Komitmen, Himpaudi Kokoh, Menuju Indonesia Unggul’ dilaksanakan 26-27 Juni di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan HSU.
Acara ini terselenggara antara Pengurus Wilayah (PW) Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) bekerjasama dengan Pengurus Daerah (PD) Himpaudi Kabupaten HSU, Sabtu (26/6) pekan tadi.
“Keberhasilan anak usia dini merupakan landasan keberhasilan pendidikan pada jenjang berikutnya, usia dini merupakan usia emas bagi seorang anak, tentunya ini perlu dukungan dari PAUD yang baik dan berkualitas yang ditandai dengan adanya guru atau tenaga pendidik yang memiliki kompetensi yang baik dalam menyiapkan perencanaan dan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, menyiapkan bahan ajar serta melakukan evaluasi secara rutin,” ucapnya Bunda PAUD HSU, Hj. Anisah Rasyidah Wahid.
Anisah menambahkan, betapa pentingnya untuk para guru atau tenaga kependidikan PAUD untuk memiliki Kompetensi Profesionalisme, Kompetensi Sosial dan Kompetensi Kepribadian yang baik.
Dengan adanya kegiatan yang akan diselenggarakan ini, dirinya berharap, layanan anak usia dini di HSU dapat terlaksana dengan baik dan proses pembelajaran yang ada dalam lingkungan PAUD harus terus berkembang, sehingga kedepannya nanti terus melahirkan anak-anak yang memiliki kesiapan baik dari segi akhlak, pengetahuan umum serta dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan dan jenjang pendidikan yang akan ditempuhnya selanjutnya.
Sementara itu Ketua PW Himpaudi Kalsel, Rabiatul Adawiyah menuturkan, adapun kegiatan penguatan organisasi Himpaudi, adalah program unggulan dari Himpaudi, serta kegiatan ini dalam rangka memberikan persamaan persepsi, mindset atau pemikiran dari peran Himpaudi untuk mengembangkan diri, maupun persuasi yang mendukung kualitas anak usia dini.
“Sampai sejauh ini banyak sekali tantangan yang dihadapi terlebih pada saat pandemi covid-19 dalam berorganisasi, para guru atau tenaga kependidikan dituntut bagaimana menyikapi pembelajaran di masa pandemi terlebih rencana pemerintah pada bulan juli yang akan datang dilakukan pembelajaran tatap muka terbatas,”ujarnya.
Disampaikannya, ini menjadi tantangan bagaimana pengelolaan pembelajaran tatap muka terbatas dengan tetap memenuhi standar prokes dan tetap memberikan hak anak agar mendapatkan pembelajaran yang sesuai dengan kiprahnya.
“Dan bagaimana juga dalam situasi pandemi ini para guru tetap meningkatkan kualitas dan kapasitas diri,” imbuhnya.
Ia juga mengharapkan, dengan adanya kegiatan penguatan organisasi Himpaudi ini para guru atau tenaga kependidikan PAUD dapat menumbuhkan komitmen untuk tetap memajukan organisasi secara internal dan berkomitmen untuk mendukung pemerintah dalam mengembangkan PAUD.





