Rantau, kalselpos.com – Ketua KPU Provinsi Kalsel, Sarmuji menyatakan, semua daerah yang melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Gubernur Kalsel, Rabu 9 Juni 2021 masuk dalam katagori rawan.
Hal tersebut disampaikanya menjawab pertanyaan kalselpos.com disela-sela kesibukannya meninjau TPS 04 Desa Pualam Sari, Kecamatan Binuang Kabupaten Tapin, Selasa (8/6/2021) siang.
“Semuanya rawan, karena ini kan kontestasi politik. Kedua pasangan kan
punya kepentingan,” ujarnya.
Diharapkannya PSU besok berjalan fair dan demokratis dan ia menepis anggapan di masyarakat yang menyebut daerah PSU di Binuang minim perhatian.
“Tidak benar anggapan itu. Justru di Binuang ini menjadi perhatian khusus kami. 24 TPS di Binuang semua kita pantau. Bahkan saya yang turun langsung memberikan Bimtek kepada PPK, PPS dan KPPS,” ungkapnya.
Sarmuji berujar, kalau pelaksana PSU banyak yang tidak benar, maka bisa saja PSU lagi.
“Kalau SOP dijalankan sesuai aturan, apalagi yang mau digugat. Kami berupaya keras dan mengingatkan kawan – kawan KPPS melaksanakan protap sesuai mekanisme pemilihan di TPS supaya dijalankan,” cetusnya.
Sarmuji mengatakan, kalau sampai PSU lagi maka pemerintahan belum cepat definitif dan dapat memperlambat pembangunan.
Ditambahkannya, usai penghitungan suara, hasil di TPS akan difoto oleh KPPS dan langsung di kirim ke si rekap KPU.
“Hasilnya transparan dan tidak ada hitung cepat atau Quick count,” tandasnya.





