Banjarmasin,,kalselpos.com – Kepala Bidang Pengelolaan Pendapatan Perpajakan Daerah (P3D) Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Provinsi Kalsel, H. Rustamaji SE MAP mengapresiasi seluruh Unit Pelayanan Pajak Daerah (UPPD) Samsat se-Kalsel yang gencar melakukan pendataan Wajib Pajak (WP) baru untuk air permukaan.
Keseriusan ini tentunya sangat berpengaruh untuk peningkatan realisasi pajak air permukaan hingga April 2021 lalu seiring bertambahnya WP disektor ini hingga 100 perusahaan.
“Bakeuda mengapresiasi trend positif ini
karena gencar dilakukan pendataan, baik di sektor perkebunan, pertambangan hingga sektor lainnya yang menggunakan air permukaan,” ujar
H. Rustamaji SE MAP kepada kalselpos.com, Minggu (06/06).
Ada pun realisasi pajak air permukaan berhasil dibukukan hingga April 2021 menembus angka Rp 1,98 Miliar (44,18%) dari target yang dicanangkan.
Realisasi ini juga diikuti sektor pajak bahan bakar kendaraan bermotor yang ikut mengalami kenaikan di bulan yang sama.
Kondisi tersebut adanya upaya Pemerintah untuk mengurangi konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium di Kalsel untuk dialihkan ke konsumsi BBM jenis Pertalite dan Pertamax.
“Kami optimis realisasi pajak air permukaan hingga akhir tahun bisa melebihi target,” sebutnya.
“Kemudian harga pokok penjualan Pertalite dan Pertamax itu lebih besar, jadi otomatis pajak yang kami dapat juga lebih besar,” tambahnya
Pria ramah ini juga mengungkapkan, realisasi pendapatan pajak bahan bakar kendaraan bermotor hingga April 2021 sudah menembus angka Rp91 Miliar dari sebelumnya hanya mencapai Rp80 Miliar. Pencapaian kenaikan realisasi pajak ini tentunya sudah sangat baik, apalagi di tengah kondisi pandemi Covid-19 dan ekonomi Kalsel yang belum sepenuhnya pulih.
“Kita semua berharap semoga PAD semakin meningkat demi kelangsungan pembangunan banua tercinta,” tukasnya.





