Bupati : Pasar Tanjung akan Dikembalikan Seperti Dulu

Bupati Tabalong, H Anang Syakhfiani hadiri pembangunan perkuatan tebing (ground breaking) sungai Tabalong dimulai, Rabu (28/4).(ist)

Tanjung, kalselpos.com – Pasar Tanjung akan dikembalikan seperti dulu dengan menfungiskan jalan masuk dari depan ujung murung dan keluarnya melalui jalan pelajar.


Hal tersebut diungkapkan Bupati Tabalong, H Anang Syakhfiani ketika bersama Wakil Bupati, H Mawardi, Dandim 1008/Tanjung, dan Kepala Balai Sungai Wilayah Kalimantan III menekan tombol dimulainya pembangunan perkuatan tebing (ground breaking) sungai Tabalong dimulai, Rabu (28/4).

Bacaan Lainnya

Anang menyampaikan pembangunan perkuatan tebing sungai Tabalong sudah mereka dambakan.

“Karena hampir tiap tahun saya mengusulkan termasuk kepala dinas, tapi Alhamdulillah ditengah beratnya beban anggaran negara Kementerian PUPR melalui kepala Balai bisa memperjuangkan sehingga penguatan tebingnya akan dilakukan mulai hari ini,”katanya.

Ia menerangkan kedepan apabila kegiatan pembangunan selesai maka pasar Tanjung akan dikembalikan seperti dulu.

“Jadi jalan ini akan kita fungsikan, masuk disini keluar di jalan Pelajar tetapi saya pastikan tidak banyak tambahan bangunan di lokasi ini,” terang Bupati Tabalong.

Kedepan, Anang akan mengkonsep pasar Tanjung menjadi pasar pelesiran.
“Jadi kita bangun taman, jalan, toko-tokonya kita benahi, dan pada waktu bersamaan kita mengusulkan kepada Kemendag RI mudah-mudahan tahun 2022 disetujui,” ujarnya.

Dengan cara itu menurutnya pengunjung semakin banyak ke Pasar Tanjung.
“Dan nanti blok C akan kita renovasi, jadi bangunannya kita kurangi, tapi ruang terbukanya kita tambah supaya pasar ini lebih nyaman,” sambung Bupati dua periode itu.

Pihaknya juga akan memanfaatkan perkuatan tebing sungai Tabalong itu untuk meningkatkan kapasitas dan fungsi pasar Tanjung.

“Sehingga masyarakat diberi kemudahan, kenyamanan untuk berbelanja disini kemudian para pedagang kita harapkan pendapatannya meningkat,” harap Anang.

Sementara itu, Kepala Balai Sungai Wilayah Kalimantan III Kementerian PUPR, Fikri Abdurrachman menyampaikan pembangunan perkuatan tebing Sungai Tabalong itu dikerjakan selama satu tahun.

“Masa pelaksanaannya 210 hari kalender atau sekitar 7 bulan, diperkirakan selesai bulan November atau Desember,” ucapnya.

Dana pembangunan tersebut bersumber dari APBN Kementerian PUPR.”Nilai kontraknya sekitar Rp 11,9 miliar” tutur Fikri.
Fikri menambahkan dalam kegiatan ini pekerjaan utama yang dilakukan yaitu pekerjaan struktur dinding penahan tanah.

“Ini difungsikan sebagai penahan untuk menahan gerusan air itu tidak terus masuk ke daratan, tingginya sekitar 7,5 meter dan terbuat dari beton,” tandasnya.

kalselpos.com: Berita Terkini Kabar Terbaru Hari ini

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

 

Pos terkait