Tahun 2020, Tren Tindak Pidana Kejahatan di HSU Meningkat Hingga 15%

Kapolres HSU AKBP Afri Darmawan dan didampingi para Kasat serta pejabat lainnya, Press release digelar di Aula Jananuraga, Mapolres HSU (ist)

Amuntai, kalselpos.com – Menjelang akhir tahun 2020, Polres Hulu Sungai Utara (HSU) merilis kegiatan baik penanganan Tindak pidana dan kegiatan sosial, Kamis (31/12/2020).

Bacaan Lainnya

Dipimpin langsung oleh Kapolres HSU AKBP Afri Darmawan dan didampingi para Kasat serta pejabat lainnya, Press release digelar di Aula Jananuraga, Mapolres HSU bersama awak media.

Kapolres menjelaskan, di tahun 2020 ini, tren kejahatan Konvensional meningkat dari tahun 2019, sebesar 32 persen.

Dimana dalam keterangan Kapolres, di tahun ada 96 kasus, namun di tahun 2020 tercatat 123 kasus. Dengan Selisih Sebanyak 31 Kasus meningkatnya kejahatan Konvensional pada tahun 2020 dibandingkan tahun 2019.

Hal itu juga terlihat dari tren kejahatan Transnasional yang mencapai 3 persen, dari 68 kasus menjadi 70 kasus, selisih sebanyak 2 Kasus.

Berbalik hal ditindak pidana kejahatan Kekayaan Negara, Polres HSU berhasil menekan angka hingga 5 persen, kalau di tahun 2019 ada 21 kasus di tahun 2020 ada 16 kasus.

“Dengan Kesimpulan terlihat adanya Kenaikan pada Tren Jumlah Tindak Pidana hingga 15 persen, tahun 2019 ada 187 kasus. Di tahun 2020 ini ada 215 Kasus,” terang Kapolres AKBP Afri Darmawan.

Peningkatan tren kejahatan ini dibarengi pula dengan, penyelesaian penanganan tindak pidana kejahatan. Dimana meningkatnya Tren hingga 37 persen,

“Kalau tahun 2019 kasus yang diselesaikan 137 maka di tahun 2020 ada 188 kasus yang telah selesai atau selisih sebanyak 51 Penyelesaian Kasus pada tahun 2020 dibandingkan tahun 2019,” imbuhnya.

Dari penegakan hukum kejahatan Konvensional, ada beberapa kasus yang menjadi perhatian, oleh Polres HSU.

Ia membeberkan, kasus pencurian biasa terjadi kenaikan sebanyak 10 Kasus dari 2 Kasus di 2019 menjadi 12 kasus di 2020, Perjudian terjadi kenaikan sebanyak 9 kasus, semula 5 kasus di 2019 menjadi 14 kasus di 2020.

Lanjut lanjut, Kapolres HSU menambahkan, bahwa kasus Curanmor mengalami kenaikan sebanyak 4 kasus, dari 5 kasus di 2019 menjadi 9 Kasus di 2020.

Sedangkan kasus perlindungan anak (Perlinak) mengalami penurunan sebanyak 6 Kasus kalau 2019 ada 9 kasus, di 2020 menjadi 3 Kasus dan kasus senjata tajam (Sajam) juga mengalami penurunan sebanyak 2 Kasus, dari 11 Kasus di 2019 menjadi 9 Kasus di 2020.

“Dari semua rincian tadi, kasus menonjol di tahun 2020, yakni kasus pembunuhan pada pertengahan bulan Juli tahun 2020, pelaku Yudi Riswanto (YR) yang mengakibatkan 1 orang meninggal. Kasus perlindungan anak atau pencabulan anak, yang dilakukan oleh Tsk Akhmad Yanis (Anis) yang mana pelaku adalah seorang guru silat yang mencabuli anak muridnya. Ada lagi, kejahatan pencurian spesialis pecah kaca seorang residivis Ansyari alias Aan. Dan baru-baru ini, di bulan Desember penemuan orang tenggelam dengan korban MN,” paparnya.

Terkait kasus tindak pidana kejahatan tadi, Kapolres menuturkan bahwa semuanya telah masuk tahap dua di Kejaksaan Negeri HSU.

Saat ditanyakan, tentag kedisiplinan anggota Polri di Polres HSU, Kapolres menyebutkan ada 3 anggota Polisi yang telah diberikan saksi.

Kapolres juga menyebutkan, terkait tindak pidana korupsi yang ditangani oleh Polres HSU di tahun 2019 ada dua kasus yang mana masih dalam tahapan pengumpulan dokumen dan masih penyelidikan.

Sedangkan di tahun 2020, ada 1 kasus yang ditangani dn saat ini telah di audit investigasi oleh Badan Pemeriksa Keuangan terkait penyelewengan dana desa oleh kepala desa di Kabupaten HSU, yang telah masuk tahap 1 pada jaksa penuntut umum di Kejaksaan Negeri HSU.

Selama Pandemi Covid-19 di tahun 2020, Polres HSU juga merilis kegiatannya, dari Pendisiplinan /Ops Yustisi yang dilakukan 2 kali dalam sehari sejak tanggal 14 September hingga 29 Desember 2020 dengan memberikan teguran maupun sanksi sebanyak 27.799 kali.

“Semoga kedepan Polres HSU semakin profesional, dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, dan terjalin kerjasama seluruh lapisan masyarakat dalam menciptakan ketentraman dan keamanan, sehingga stabilitas Kamtibmas di Kabupaten HSU Aman dan Kondusif,” pungkasnya.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis : Adiyat
Editor : Zakiri

Pos terkait